MariaDB adalah sistem manajemen database relasional multi-threaded yang open source, pengganti kompatibel untuk MySQL. MariaDB adalah implementasi default MySQL di Debian.

Tutorial ini menjelaskan cara menginstal MariaDB di Debian 10.

Instal MariaDB di Debian 10

Pada saat menulis artikel ini, versi MariaDB terbaru yang tersedia di repository utama Debian adalah versi 10.3.

Lakukan langkah-langkah berikut sebagai root atau pengguna dengan hak sudo untuk menginstal MariaDB pada Debian 10:

  1. Mulailah dengan memperbarui indeks paket:
    sudo apt update
  2. Instal paket server dan klien MariaDB dengan menjalankan perintah berikut:
    sudo apt install mariadb-server
  3. Layanan MariaDB akan mulai secara otomatis. Untuk memverifikasi, periksa status layanan:
    sudo systemctl status mariadb

    Outputnya akan terlihat seperti ini:

    ● mariadb.service - MariaDB 10.3.15 database server
       Loaded: loaded (/lib/systemd/system/mariadb.service; enabled; vendor preset: enabled)
       Active: active (running) since Thu 2019-07-11 14:36:28 PDT; 19min ago
         Docs: man:mysqld(8)
               https://mariadb.com/kb/en/library/systemd/
     Main PID: 4509 (mysqld)
       Status: "Taking your SQL requests now..."
        Tasks: 30 (limit: 2359)
       Memory: 78.6M
       CGroup: /system.slice/mariadb.service
               └─4509 /usr/sbin/mysqld

Amankan MariaDB

MariaDB dilengkapi dengan skrip yang dapat membantu Anda meningkatkan keamanan instalasi. Untuk memulai skrip ketik mysql_secure_installation di terminal Anda:

sudo mysql_secure_installation

Anda akan diminta untuk mengatur kata sandi untuk akun root, menghapus pengguna anonim, membatasi akses pengguna root ke mesin lokal dan menghapus database pengujian.

...
Enter current password for root (enter for none):
...
Set root password? [Y/n] Y
New password: 
Re-enter new password: 
...
Remove anonymous users? [Y/n] Y
...
Disallow root login remotely? [Y/n] Y
...
Remove test database and access to it? [Y/n] Y
...
Reload privilege tables now? [Y/n] Y
...
Thanks for using MariaDB!

Jika dipilih, skrip akan memuat ulang tabel privilege memastikan bahwa perubahan segera berlaku.

Semua langkah dijelaskan secara rinci dan disarankan untuk menjawab “Y” (yes) untuk semua pertanyaan.

Metode Otentikasi

Secara default, pengguna root MariaDB menggunakan plugin otentikasi unix_socket yang memeriksa user id yang aktif saat memanggil client tool mysql.

Ini artinya, Anda dapat terhubung ke server MariaDB hanya sebagai user root atau dengan menambahkan sudo ke perintah. User lain yang bukan root, atau tidak memiliki hak akses sudo tidak akan dapat mengakses database mysql (sama sekali).

Untuk meningkatkan keamanan, disarankan untuk tetap menggunakan plugin autentikasi default dan memungkinkan pengguna root untuk mengautentikasi hanya melalui Unix sockets.

Jika Anda ingin mengubah otentikasi root ke metode klasik, yaitu dengan password biasa, masuk ke server MariaDB:

sudo mysql

Jalankan pernyataan berikut untuk mengubah plugin otentikasi:

ALTER USER 'root'@'localhost' IDENTIFIED VIA mysql_native_password;
ALTER USER 'root'@'localhost' IDENTIFIED BY 'g4nt!_d3ng9an_p4$$w0rd_4nd4';

Anda sekarang dapat terhubung ke server MariaDB menggunakan kata sandi baru:

mysql -u root -p

Mengubah plugin otentikasi juga akan memungkinkan Anda untuk login sebagai root dari program eksternal seperti phpMyAdmin

Kesimpulan

Dalam tutorial ini, kami telah menunjukkan kepada Anda cara menginstal dan mengamankan MariaDB di server Debian 10.

Menggunakan unix socket sebagai akses root memang memiliki kemudahan, namun alangkah baiknya Anda membuat user lain dengan hak akses terbatas untuk alasan keamanan.

Untuk mempelajari lebih lanjut MariaDB, silahkan melihat panduan lain berikut :

Jika Anda lebih suka antarmuka web daripada baris perintah, Anda dapat menginstal phpMyAdmin dan mengelola database dan pengguna MariaDB dengan mudah menggunakan phpMyAdmin.