{"id":2659,"date":"2025-08-10T01:12:03","date_gmt":"2025-08-09T18:12:03","guid":{"rendered":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/?p=2659"},"modified":"2025-08-10T01:12:03","modified_gmt":"2025-08-09T18:12:03","slug":"docker-engine","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/docker-engine\/","title":{"rendered":"Docker Engine"},"content":{"rendered":"<h2>Apa itu Docker Engine?<\/h2>\n<p>Docker Engine adalah teknologi client-server inti yang menjadi pondasi semua proses dan alur kerja dalam membangun, mengirim, dan menjalankan <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/application-containerization-app-containerization\/\">aplikasi berbasis container<\/a> dengan memanfaatkan komponen dan layanan Docker.<\/p>\n<p>Secara umum, istilah <i><a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/Docker\/\">Docker<\/a><\/i> bisa merujuk ke Docker Engine itu sendiri atau ke perusahaan Docker Inc., yang menyediakan berbagai edisi teknologi containerization berbasis Docker Engine.<\/p>\n<h2>Komponen Docker Engine<\/h2>\n<p>Docker Engine adalah teknologi Open Source yang terdiri dari server dengan proses <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/daemon\/\">daemon<\/a> bernama <b>dockerd<\/b>, sebuah <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/RESTful-API\/\">REST API<\/a>, dan antarmuka command-line (<a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/command-line-interface-CLI\/\">CLI<\/a>) bernama <b>docker<\/b>. Engine ini membuat proses daemon di sisi server yang mengelola image, <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/container-containerization-or-container-based-virtualization\/\">container<\/a>, jaringan, dan <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/volume\/\">storage volume<\/a>. CLI memungkinkan pengguna berinteraksi dengan daemon Docker melalui API.<\/p>\n<p>Docker Engine bersifat deklaratif, artinya admin dapat mendefinisikan kondisi target atau \u201cdesired state\u201d. Engine kemudian otomatis menyesuaikan konfigurasi dan kondisi nyata supaya selalu sesuai dengan desired state tersebut.<\/p>\n<h2>Docker Engine vs. Docker Machine<\/h2>\n<p>Awalnya, Docker Engine dikembangkan khusus untuk sistem Linux, tapi sekarang sudah bisa berjalan secara native di Windows dan macOS. <b>Docker Machine<\/b> adalah tool untuk menginstal dan mengelola Docker Engine di berbagai virtual host atau versi lama macOS dan Windows. Saat Docker Machine diinstal di sistem lokal, perintah yang dijalankan lewat Docker Machine akan otomatis membuat virtual host, menginstal Docker, dan mengonfigurasi kliennya.<\/p>\n<p>Sejak 2021, Docker Inc. sudah tidak lagi mengembangkan Docker Machine secara aktif dan merekomendasikan penggunaan aplikasi Docker Desktop untuk pengembangan container di macOS dan Windows.<\/p>\n<h2>Docker Engine dan swarm mode<\/h2>\n<p><i>Swarm<\/i> adalah kumpulan Docker Engine yang terhubung membentuk cluster untuk menjalankan layanan aplikasi. Pada versi 1.12, Docker mengintegrasikan <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/Docker-Swarm\/\">Docker Swarm<\/a> langsung ke Docker Engine dan menamakan layanan orkestrasi ini sebagai <b>swarm mode<\/b>. Swarm mode adalah fitur clustering dan orkestrasi bawaan Docker Engine, meskipun Docker Engine juga bisa menjalankan orkestrator lain seperti <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/Google-Kubernetes\/\">Kubernetes<\/a>.<\/p>\n<p>Dengan Docker Engine, admin bisa membuat node manager dan worker dari satu disk image saat runtime, bukan saat deployment. Karena sifatnya deklaratif, swarm mode akan menjaga dan mengembalikan sistem ke desired state jika terjadi gangguan atau scaling.<\/p>\n<figure class=\"main-article-image full-col\" data-img-fullsize=\"https:\/\/www.techtarget.com\/rms\/onlineImages\/itops-docker_stack.jpg\/\"><img decoding=\"async\" class=\"lazy\" src=\"https:\/\/www.techtarget.com\/rms\/onlineImages\/itops-docker_stack_mobile.jpg\" srcset=\"https:\/\/www.techtarget.com\/rms\/onlineImages\/itops-docker_stack_mobile.jpg 960w,https:\/\/www.techtarget.com\/rms\/onlineImages\/itops-docker_stack.jpg 1280w\" alt=\"The Docker stack consists of the physical server, host OS, Docker Engine, container OSes and configurations, and apps.\" width=\"560\/\" height=\"353\" \/><figcaption>Docker Engine memegang peran penting dalam tech stack yang mendukung aplikasi berbasis container.<\/figcaption><div class=\"main-article-image-enlarge\/\"><\/div>\n<\/figure>\n<h2>Plugin dan storage volume di Docker Engine<\/h2>\n<p>Docker Engine mendukung berbagai plugin yang tersedia sebagai image di registry privat atau repository publik seperti <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/GitHub\/\">GitHub<\/a> atau Docker Hub. Admin dapat mengelola siklus hidup plugin mulai dari instalasi sampai penghapusan lewat Docker Engine.<\/p>\n<p>Plugin dapat membuat <b>data volume<\/b>, yaitu direktori yang ada di dalam container. Ada tiga jenis volume:<\/p>\n<ul class=\"default-list\/\">\n<li><b>Host volume<\/b>: berada langsung di file system host.<\/li>\n<li><b>Named volume<\/b>: dikelola oleh Docker di disk tempat volume dibuat dan diberi nama khusus.<\/li>\n<li><b>Anonymous volume<\/b>: mirip named volume tapi tidak terhubung ke sumber spesifik di luar container, sehingga lebih sulit diakses ulang.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Docker Engine dapat membuat data volume bersamaan dengan pembuatan <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/container-image\/\">container image<\/a> dan bisa menyertakan data dari parent image. Container dapat berbagi dan menggunakan ulang volume, dan volume tidak akan otomatis dihapus ketika container dihapus. Karena Docker Engine tidak menghapus volume yang \u201cterlantar\u201d, pengguna bertanggung jawab mengelola sendiri data volumenya.<\/p>\n<h2>Apa itu Docker Engine?<\/h2>\n<p>Docker Engine adalah teknologi client-server inti yang menjadi pondasi semua proses dan alur kerja dalam membangun, mengirim, dan menjalankan <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/application-containerization-app-containerization\/\">aplikasi berbasis container<\/a> dengan memanfaatkan komponen dan layanan Docker.<\/p>\n<p>Secara umum, istilah <i><a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/Docker\/\">Docker<\/a><\/i> bisa merujuk ke Docker Engine itu sendiri atau ke perusahaan Docker Inc., yang menyediakan berbagai edisi teknologi containerization berbasis Docker Engine.<\/p>\n<h2>Komponen Docker Engine<\/h2>\n<p>Docker Engine adalah teknologi Open Source yang terdiri dari server dengan proses <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/daemon\/\">daemon<\/a> bernama <b>dockerd<\/b>, sebuah <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/RESTful-API\/\">REST API<\/a>, dan antarmuka command-line (<a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/command-line-interface-CLI\/\">CLI<\/a>) bernama <b>docker<\/b>. Engine ini membuat proses daemon di sisi server yang mengelola image, <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/container-containerization-or-container-based-virtualization\/\">container<\/a>, jaringan, dan <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/volume\/\">storage volume<\/a>. CLI memungkinkan pengguna berinteraksi dengan daemon Docker melalui API.<\/p>\n<p>Docker Engine bersifat deklaratif, artinya admin dapat mendefinisikan kondisi target atau \u201cdesired state\u201d. Engine kemudian otomatis menyesuaikan konfigurasi dan kondisi nyata supaya selalu sesuai dengan desired state tersebut.<\/p>\n<h2>Docker Engine vs. Docker Machine<\/h2>\n<p>Awalnya, Docker Engine dikembangkan khusus untuk sistem Linux, tapi sekarang sudah bisa berjalan secara native di Windows dan macOS. <b>Docker Machine<\/b> adalah tool untuk menginstal dan mengelola Docker Engine di berbagai virtual host atau versi lama macOS dan Windows. Saat Docker Machine diinstal di sistem lokal, perintah yang dijalankan lewat Docker Machine akan otomatis membuat virtual host, menginstal Docker, dan mengonfigurasi kliennya.<\/p>\n<p>Sejak 2021, Docker Inc. sudah tidak lagi mengembangkan Docker Machine secara aktif dan merekomendasikan penggunaan aplikasi Docker Desktop untuk pengembangan container di macOS dan Windows.<\/p>\n<h2>Docker Engine dan swarm mode<\/h2>\n<p><i>Swarm<\/i> adalah kumpulan Docker Engine yang terhubung membentuk cluster untuk menjalankan layanan aplikasi. Pada versi 1.12, Docker mengintegrasikan <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/Docker-Swarm\/\">Docker Swarm<\/a> langsung ke Docker Engine dan menamakan layanan orkestrasi ini sebagai <b>swarm mode<\/b>. Swarm mode adalah fitur clustering dan orkestrasi bawaan Docker Engine, meskipun Docker Engine juga bisa menjalankan orkestrator lain seperti <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/Google-Kubernetes\/\">Kubernetes<\/a>.<\/p>\n<p>Dengan Docker Engine, admin bisa membuat node manager dan worker dari satu disk image saat runtime, bukan saat deployment. Karena sifatnya deklaratif, swarm mode akan menjaga dan mengembalikan sistem ke desired state jika terjadi gangguan atau scaling.<\/p>\n<figure class=\"main-article-image full-col\" data-img-fullsize=\"https:\/\/www.techtarget.com\/rms\/onlineImages\/itops-docker_stack.jpg\/\"><img decoding=\"async\" class=\"lazy\" src=\"https:\/\/www.techtarget.com\/rms\/onlineImages\/itops-docker_stack_mobile.jpg\" srcset=\"https:\/\/www.techtarget.com\/rms\/onlineImages\/itops-docker_stack_mobile.jpg 960w,https:\/\/www.techtarget.com\/rms\/onlineImages\/itops-docker_stack.jpg 1280w\" alt=\"The Docker stack consists of the physical server, host OS, Docker Engine, container OSes and configurations, and apps.\" width=\"560\/\" height=\"353\" \/><figcaption>Docker Engine memegang peran penting dalam tech stack yang mendukung aplikasi berbasis container.<\/figcaption><div class=\"main-article-image-enlarge\/\"><\/div>\n<\/figure>\n<h2>Plugin dan storage volume di Docker Engine<\/h2>\n<p>Docker Engine mendukung berbagai plugin yang tersedia sebagai image di registry privat atau repository publik seperti <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/GitHub\/\">GitHub<\/a> atau Docker Hub. Admin dapat mengelola siklus hidup plugin mulai dari instalasi sampai penghapusan lewat Docker Engine.<\/p>\n<p>Plugin dapat membuat <b>data volume<\/b>, yaitu direktori yang ada di dalam container. Ada tiga jenis volume:<\/p>\n<ul class=\"default-list\/\">\n<li><b>Host volume<\/b>: berada langsung di file system host.<\/li>\n<li><b>Named volume<\/b>: dikelola oleh Docker di disk tempat volume dibuat dan diberi nama khusus.<\/li>\n<li><b>Anonymous volume<\/b>: mirip named volume tapi tidak terhubung ke sumber spesifik di luar container, sehingga lebih sulit diakses ulang.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Docker Engine dapat membuat data volume bersamaan dengan pembuatan <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/container-image\/\">container image<\/a> dan bisa menyertakan data dari parent image. Container dapat berbagi dan menggunakan ulang volume, dan volume tidak akan otomatis dihapus ketika container dihapus. Karena Docker Engine tidak menghapus volume yang \u201cterlantar\u201d, pengguna bertanggung jawab mengelola sendiri data volumenya.<\/p>\n<h2>Networking di Docker Engine<\/h2>\n<p>Docker Engine menyediakan driver jaringan bawaan untuk membuat <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/bridge\/\">bridge network<\/a> khusus yang mengatur komunikasi antar container. Docker Inc. menyarankan agar pengguna membuat bridge network sendiri untuk alasan keamanan.<\/p>\n<p>Container bisa terhubung ke banyak jaringan, atau bahkan tidak ke jaringan sama sekali, dan bisa connect\/disconnect tanpa mengganggu jalannya container. Docker Engine menyediakan tiga model jaringan utama:<\/p>\n<ul class=\"default-list\/\">\n<li><b>Bridge<\/b>: menambahkan container ke jaringan default <b>docker0<\/b>.<\/li>\n<li><b>None<\/b>: menempatkan container di network stack khusus container tersebut tanpa akses jaringan eksternal.<\/li>\n<li><b>Host<\/b>: menempatkan container di network stack host sehingga tidak ada isolasi antara host dan container.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kalau tiga model ini kurang cocok, pengguna bisa membuat plugin network driver sendiri dengan aturan yang sama seperti plugin lainnya.<\/p>\n<p>Networking di Docker Engine juga bisa bekerja bersama swarm mode untuk membuat <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/overlay-network\/\">overlay network<\/a> di node manager tanpa perlu key-value store eksternal, yang biasanya dibutuhkan di cluster tanpa swarm mode. Overlay network ini hanya tersedia untuk worker node yang butuh layanan tersebut, dan otomatis meluas ke node baru yang menjalankan layanan. Membuat overlay network tanpa swarm mode memerlukan key-value store yang valid dan biasanya tidak direkomendasikan untuk kebanyakan pengguna.<\/p>\n<h2>Networking di Docker Engine<\/h2>\n<p>Docker Engine menyediakan driver jaringan bawaan untuk membuat <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/bridge\/\">bridge network<\/a> khusus yang mengatur komunikasi antar container. Docker Inc. menyarankan agar pengguna membuat bridge network sendiri untuk alasan keamanan.<\/p>\n<p>Container bisa terhubung ke banyak jaringan, atau bahkan tidak ke jaringan sama sekali, dan bisa connect\/disconnect tanpa mengganggu jalannya container. Docker Engine menyediakan tiga model jaringan utama:<\/p>\n<ul class=\"default-list\/\">\n<li><b>Bridge<\/b>: menambahkan container ke jaringan default <b>docker0<\/b>.<\/li>\n<li><b>None<\/b>: menempatkan container di network stack khusus container tersebut tanpa akses jaringan eksternal.<\/li>\n<li><b>Host<\/b>: menempatkan container di network stack host sehingga tidak ada isolasi antara host dan container.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kalau tiga model ini kurang cocok, pengguna bisa membuat plugin network driver sendiri dengan aturan yang sama seperti plugin lainnya.<\/p>\n<p>Networking di Docker Engine juga bisa bekerja bersama swarm mode untuk membuat <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/overlay-network\/\">overlay network<\/a> di node manager tanpa perlu key-value store eksternal, yang biasanya dibutuhkan di cluster tanpa swarm mode. Overlay network ini hanya tersedia untuk worker node yang butuh layanan tersebut, dan otomatis meluas ke node baru yang menjalankan layanan. Membuat overlay network tanpa swarm mode memerlukan key-value store yang valid dan biasanya tidak direkomendasikan untuk kebanyakan pengguna.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu Docker Engine? Docker Engine adalah teknologi client-server inti yang menjadi pondasi semua proses dan alur kerja dalam membangun, mengirim, dan menjalankan aplikasi berbasis container dengan memanfaatkan komponen dan layanan Docker. Secara umum, istilah Docker bisa merujuk ke Docker Engine itu sendiri atau ke perusahaan Docker Inc., yang menyediakan berbagai edisi teknologi containerization berbasis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[194],"tags":[139],"class_list":["post-2659","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-data-centers","tag-containers-and-virtualization"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa itu Docker Engine? - Istilah Komputer<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/docker-engine\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa itu Docker Engine? - Istilah Komputer\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu Docker Engine? Docker Engine adalah teknologi client-server inti yang menjadi pondasi semua proses dan alur kerja dalam membangun, mengirim, dan menjalankan aplikasi berbasis container dengan memanfaatkan komponen dan layanan Docker. Secara umum, istilah Docker bisa merujuk ke Docker Engine itu sendiri atau ke perusahaan Docker Inc., yang menyediakan berbagai edisi teknologi containerization berbasis [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/docker-engine\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Istilah Komputer\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-09T18:12:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.techtarget.com\/rms\/onlineImages\/itops-docker_stack_mobile.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"adhit\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"adhit\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/docker-engine\/\",\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/docker-engine\/\",\"name\":\"Apa itu Docker Engine? - Istilah Komputer\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/docker-engine\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/docker-engine\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.techtarget.com\/rms\/onlineImages\/itops-docker_stack_mobile.jpg\",\"datePublished\":\"2025-08-09T18:12:03+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/#\/schema\/person\/ec7c6c711087fb70886ff5a4fe68e83d\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/docker-engine\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/docker-engine\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/docker-engine\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.techtarget.com\/rms\/onlineImages\/itops-docker_stack_mobile.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.techtarget.com\/rms\/onlineImages\/itops-docker_stack_mobile.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/docker-engine\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Docker Engine\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/#website\",\"url\":\"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/\",\"name\":\"Istilah Komputer\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/#\/schema\/person\/ec7c6c711087fb70886ff5a4fe68e83d\",\"name\":\"adhit\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-content\/litespeed\/avatar\/808829c8eb1b70c161b392916104c2ba.jpg?ver=1778403130\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-content\/litespeed\/avatar\/808829c8eb1b70c161b392916104c2ba.jpg?ver=1778403130\",\"caption\":\"adhit\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/linuxid.net\/istilah\"],\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/author\/xsandradietsax\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa itu Docker Engine? - Istilah Komputer","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/docker-engine\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa itu Docker Engine? - Istilah Komputer","og_description":"Apa itu Docker Engine? Docker Engine adalah teknologi client-server inti yang menjadi pondasi semua proses dan alur kerja dalam membangun, mengirim, dan menjalankan aplikasi berbasis container dengan memanfaatkan komponen dan layanan Docker. Secara umum, istilah Docker bisa merujuk ke Docker Engine itu sendiri atau ke perusahaan Docker Inc., yang menyediakan berbagai edisi teknologi containerization berbasis [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/docker-engine\/","og_site_name":"Istilah Komputer","article_published_time":"2025-08-09T18:12:03+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/www.techtarget.com\/rms\/onlineImages\/itops-docker_stack_mobile.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"adhit","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"adhit","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/docker-engine\/","url":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/docker-engine\/","name":"Apa itu Docker Engine? - Istilah Komputer","isPartOf":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/docker-engine\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/docker-engine\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.techtarget.com\/rms\/onlineImages\/itops-docker_stack_mobile.jpg","datePublished":"2025-08-09T18:12:03+00:00","author":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/#\/schema\/person\/ec7c6c711087fb70886ff5a4fe68e83d"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/docker-engine\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/docker-engine\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/docker-engine\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.techtarget.com\/rms\/onlineImages\/itops-docker_stack_mobile.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.techtarget.com\/rms\/onlineImages\/itops-docker_stack_mobile.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/docker-engine\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Docker Engine"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/#website","url":"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/","name":"Istilah Komputer","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/#\/schema\/person\/ec7c6c711087fb70886ff5a4fe68e83d","name":"adhit","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-content\/litespeed\/avatar\/808829c8eb1b70c161b392916104c2ba.jpg?ver=1778403130","contentUrl":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-content\/litespeed\/avatar\/808829c8eb1b70c161b392916104c2ba.jpg?ver=1778403130","caption":"adhit"},"sameAs":["https:\/\/linuxid.net\/istilah"],"url":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/author\/xsandradietsax\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2659","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2659"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2659\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6177,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2659\/revisions\/6177"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2659"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2659"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2659"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}