{"id":4507,"date":"2025-04-20T09:56:34","date_gmt":"2025-04-20T02:56:34","guid":{"rendered":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/?p=4507"},"modified":"2025-04-20T09:56:34","modified_gmt":"2025-04-20T02:56:34","slug":"tunneling-or-port-forwarding","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/tunneling-or-port-forwarding\/","title":{"rendered":"tunneling or port forwarding"},"content":{"rendered":"<h2>Apa Itu Tunneling atau Port Forwarding?<\/h2>\n<p>Tunneling atau port forwarding adalah proses pengiriman data yang seharusnya hanya digunakan dalam jaringan privat \u2014 biasanya jaringan internal perusahaan \u2014 melalui jaringan publik, dengan cara yang membuat <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/node\/\">node<\/a> routing di jaringan publik tersebut tidak menyadari bahwa data tersebut sebenarnya bagian dari jaringan privat. Teknik ini memungkinkan kita untuk menggunakan <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/Internet\/\">internet<\/a>, yang merupakan jaringan publik, untuk menyampaikan data atas nama jaringan privat.<\/p>\n<h2>Mengenal Konsep Tunneling<\/h2>\n<p>Tunneling adalah teknik untuk mengalihkan <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/network-traffic\/\">traffic jaringan<\/a> dari satu <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/port\/\">port<\/a> ke port lainnya, agar akses ke traffic dan layanan jaringan bisa dilakukan secara aman, termasuk dari luar jaringan maupun melewati <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/firewall\/\">firewall<\/a>. Sederhananya, tunneling adalah teknik pengalihan port di mana traffic masuk melalui satu port dan diteruskan ke port lain. Biasanya, data dari jaringan privat dan informasi protokol dikemas (encapsulated) dalam jaringan publik, sehingga data bisa lewat dengan aman. Saat ini ada beberapa protokol tunneling yang sering digunakan, contohnya Generic Routing Encapsulation (<a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/Generic-Routing-Encapsulation-GRE\/\">GRE<\/a>).<\/p>\n<h2>Generic Routing Encapsulation<\/h2>\n<p>GRE adalah salah satu protokol tunneling yang umum digunakan dan dikembangkan oleh Cisco. Pada GRE, <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/packet\/\">paket<\/a> data yang menggunakan satu protokol routing dibungkus (encapsulated) dalam paket lain yang menggunakan protokol berbeda. Proses encapsulation inilah yang jadi dasar penamaan protokol ini.<br \/>\nGRE mempermudah koneksi antar jaringan yang terpisah dengan membuat sambungan langsung point-to-point. Dengan encapsulation, sebuah paket bisa melewati jaringan yang sebelumnya tidak bisa dilewati. Misalnya, ketika paket data harus dikirim antar <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/local-area-network-LAN\/\">LAN<\/a> di dua lokasi fisik yang berbeda. Walaupun kedua LAN tersebut menggunakan protokol yang sama \u2014 misalnya <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/IPv6-Internet-Protocol-Version-6\/\">IPv6<\/a> \u2014 mungkin saja traffic harus melewati jaringan <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/third-party\/\">pihak ketiga<\/a> yang hanya mendukung IPv4. Nah, GRE bisa mengatasi perbedaan ini dengan cara membungkus paket IPv6 dalam paket IPv4, sehingga bisa melewati jaringan pihak ketiga tadi.<\/p>\n<h2>Apa Itu SSH Tunneling?<\/h2>\n<p>Pada SSH tunneling atau SSH port forwarding, dibuat koneksi SSH terenkripsi antara <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/client-server-network\/\">client dan server<\/a> \u2014 atau antara host lokal dan remote. Port layanan bisa disalurkan lewat koneksi ini. SSH akan menerima permintaan layanan dari mesin client dan membuat koneksi untuk meneruskan permintaan tersebut ke mesin server. Permintaan dari client didekripsi dulu, lalu dikirim ke server. SSH tunneling hanya bisa digunakan kalau baik client maupun server sudah punya konfigurasi SSH.<br \/>\nSSH tunneling sering digunakan untuk melewati firewall. <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/system-administrator\/\">Sysadmin<\/a> \u2014 dan juga pelaku serangan siber \u2014 memanfaatkannya untuk membuka akses (backdoor) ke jaringan internal dari jarak jauh.<\/p>\n<p>Ada tiga jenis SSH tunneling yang umum digunakan:<\/p>\n<h3>1. Local Port Forwarding<\/h3>\n<p>Local port forwarding digunakan untuk meneruskan port dari client SSH ke server agar resource remote, seperti layanan internal atau yang ada di balik firewall, bisa diakses secara lokal. Pertama-tama, client akan mendengarkan koneksi pada port tertentu. Kalau ada koneksi masuk, maka koneksi itu akan diteruskan \u2014 alias ditunnel \u2014 ke server SSH, yang kemudian menyambungkannya ke port tujuan yang ditentukan.<br \/>\nContoh sintaks untuk local port forwarding di OpenSSH:<\/p>\n<pre><span style=\"font-family: courier new, courier, monospace;\">ssh -L 80:intra.example.com:80 gw.example.com<\/span><\/pre>\n<h3>2. Remote Port Forwarding<\/h3>\n<p>Remote port forwarding memungkinkan akses ke resource lokal dari remote. Jadi kalau konfigurasi remote forwarding sudah dilakukan, siapa pun yang ada di server remote bisa terhubung ke port <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/TCP\/\">TCP<\/a> tertentu \u2014 misalnya 8080 \u2014 pada server remote tersebut. Teknik ini berguna kalau karyawan tidak bisa mengakses sistem kantor atau <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/Web-server\/\">web server<\/a> internal dari luar.<br \/>\nContoh sintaks remote port forwarding di OpenSSH:<\/p>\n<pre><span style=\"font-family: courier new, courier, monospace;\">ssh -R 8080:localhost:80 public.example.com<\/span><\/pre>\n<h3>3. Dynamic Port Forwarding<\/h3>\n<p>Tujuan utama dynamic port forwarding adalah untuk menyalurkan banyak port sekaligus dan memungkinkan komunikasi melalui port-port tersebut. Di sini, SSH bertindak seperti <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/proxy-server\/\">proxy server<\/a>. Proxy ini dijalankan di mesin lokal (client SSH). Saat client terhubung ke mesin tersebut, koneksi diteruskan ke mesin remote (server SSH), lalu ke port dinamis di mesin tujuan. Dengan metode ini, semua koneksi menuju server SSH akan diteruskan ke destinasi akhirnya.<br \/>\nDi <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/Linux-operating-system\/\">Linux<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/Mac-OS\/\">macOS<\/a>, dan sistem <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/Unix\/\">Unix<\/a> lainnya, dynamic port forwarding bisa dikonfigurasi dengan sintaks berikut:<\/p>\n<pre><span style=\"font-family: courier new, courier, monospace;\">ssh -D [LOCAL_IP:]LOCAL_PORT [USER@]SSH_SERVER<\/span><\/pre>\n<h2>Keuntungan Menggunakan Tunneling<\/h2>\n<p>Keuntungan utama dari tunneling adalah pengguna bisa mengakses traffic jaringan dengan aman, bahkan jika ada firewall. Organisasi bisa menggunakan tunneling untuk membuat koneksi VPN dan memungkinkan pengguna mengakses data perusahaan dari lokasi yang aman.<br \/>\nDengan SSH tunneling, data bisa dikirim ke sistem remote sambil menghindari protokol keamanan firewall standar. SSH tunnel ini terenkripsi, sehingga data yang dikirim tetap aman dari <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/eavesdropping\/\">penyadapan<\/a> atau serangan lainnya.<\/p>\n<p>Local port forwarding sangat berguna untuk memungkinkan pengguna remote mengakses layanan dan file yang ada di jaringan internal. Remote forwarding juga berguna untuk memberikan akses ke <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/Web-server\/\">web server<\/a> internal dari luar jaringan, asalkan pengguna tersebut sudah diizinkan. Tapi, perlu diingat juga kalau penyerang bisa menyalahgunakan remote forwarding untuk mengekspos <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/Web-application-Web-app\/\">web application<\/a> internal ke internet publik. Karena itu, sysadmin dan tim IT harus hati-hati saat mengatur tunnel dan memberikan akses remote ke sistem internal perusahaan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa Itu Tunneling atau Port Forwarding? Tunneling atau port forwarding adalah proses pengiriman data yang seharusnya hanya digunakan dalam jaringan privat \u2014 biasanya jaringan internal perusahaan \u2014 melalui jaringan publik, dengan cara yang membuat node routing di jaringan publik tersebut tidak menyadari bahwa data tersebut sebenarnya bagian dari jaringan privat. Teknik ini memungkinkan kita untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[262],"tags":[184],"class_list":["post-4507","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-networking","tag-wan-technologies-and-services"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa itu tunneling or port forwarding? - Istilah Komputer<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/tunneling-or-port-forwarding\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa itu tunneling or port forwarding? - Istilah Komputer\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa Itu Tunneling atau Port Forwarding? Tunneling atau port forwarding adalah proses pengiriman data yang seharusnya hanya digunakan dalam jaringan privat \u2014 biasanya jaringan internal perusahaan \u2014 melalui jaringan publik, dengan cara yang membuat node routing di jaringan publik tersebut tidak menyadari bahwa data tersebut sebenarnya bagian dari jaringan privat. Teknik ini memungkinkan kita untuk [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/tunneling-or-port-forwarding\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Istilah Komputer\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-20T02:56:34+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"adhit\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"adhit\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/tunneling-or-port-forwarding\/\",\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/tunneling-or-port-forwarding\/\",\"name\":\"Apa itu tunneling or port forwarding? - Istilah Komputer\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-04-20T02:56:34+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/#\/schema\/person\/ec7c6c711087fb70886ff5a4fe68e83d\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/tunneling-or-port-forwarding\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/tunneling-or-port-forwarding\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/tunneling-or-port-forwarding\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"tunneling or port forwarding\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/#website\",\"url\":\"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/\",\"name\":\"Istilah Komputer\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/#\/schema\/person\/ec7c6c711087fb70886ff5a4fe68e83d\",\"name\":\"adhit\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-content\/litespeed\/avatar\/808829c8eb1b70c161b392916104c2ba.jpg?ver=1777193465\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-content\/litespeed\/avatar\/808829c8eb1b70c161b392916104c2ba.jpg?ver=1777193465\",\"caption\":\"adhit\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/linuxid.net\/istilah\"],\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/author\/xsandradietsax\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa itu tunneling or port forwarding? - Istilah Komputer","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/tunneling-or-port-forwarding\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa itu tunneling or port forwarding? - Istilah Komputer","og_description":"Apa Itu Tunneling atau Port Forwarding? Tunneling atau port forwarding adalah proses pengiriman data yang seharusnya hanya digunakan dalam jaringan privat \u2014 biasanya jaringan internal perusahaan \u2014 melalui jaringan publik, dengan cara yang membuat node routing di jaringan publik tersebut tidak menyadari bahwa data tersebut sebenarnya bagian dari jaringan privat. Teknik ini memungkinkan kita untuk [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/tunneling-or-port-forwarding\/","og_site_name":"Istilah Komputer","article_published_time":"2025-04-20T02:56:34+00:00","author":"adhit","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"adhit","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/tunneling-or-port-forwarding\/","url":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/tunneling-or-port-forwarding\/","name":"Apa itu tunneling or port forwarding? - Istilah Komputer","isPartOf":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/#website"},"datePublished":"2025-04-20T02:56:34+00:00","author":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/#\/schema\/person\/ec7c6c711087fb70886ff5a4fe68e83d"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/tunneling-or-port-forwarding\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/tunneling-or-port-forwarding\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/tunneling-or-port-forwarding\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"tunneling or port forwarding"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/#website","url":"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/","name":"Istilah Komputer","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/#\/schema\/person\/ec7c6c711087fb70886ff5a4fe68e83d","name":"adhit","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/linuxid.net\/istilah\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-content\/litespeed\/avatar\/808829c8eb1b70c161b392916104c2ba.jpg?ver=1777193465","contentUrl":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-content\/litespeed\/avatar\/808829c8eb1b70c161b392916104c2ba.jpg?ver=1777193465","caption":"adhit"},"sameAs":["https:\/\/linuxid.net\/istilah"],"url":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/author\/xsandradietsax\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4507","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4507"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4507\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5462,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4507\/revisions\/5462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4507"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4507"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/istilah\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4507"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}