{"id":1325,"date":"2019-10-13T00:23:15","date_gmt":"2019-10-12T17:23:15","guid":{"rendered":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/?p=1325"},"modified":"2025-04-18T15:21:35","modified_gmt":"2025-04-18T08:21:35","slug":"cara-install-dan-konfigurasi-nfs-server-di-centos-8","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-nfs-server-di-centos-8\/","title":{"rendered":"Cara Install dan Konfigurasi NFS Server di CentOS 8"},"content":{"rendered":"<p>Network File System (NFS) adalah protokol file sistem terdistribusi yang memungkinkan Anda untuk berbagi direktori melalui jaringan. Dengan NFS, Anda dapat memasang direktori jarak jauh di sistem Anda dan bekerja dengan file jarak jauh seolah-olah file tersebut adalah file lokal.<\/p>\n<p>Protokol NFS tidak dienkripsi secara default, dan tidak seperti Samba, protokol ini tidak menyediakan otentikasi pengguna. Akses ke server dibatasi oleh alamat IP atau hostnames klien.<\/p>\n<p>Dalam tutorial ini, Anda akan melalui langkah-langkah yang diperlukan untuk menyiapkan NFSv4 Server di CentOS 8. Kami juga akan menunjukkan kepada Anda cara mount NFS file system pada klien.<\/p>\n<h2>Prasyarat<\/h2>\n<p>Kami berasumsi bahwa Anda memiliki server yang menjalankan CentOS 8 di mana kami akan menyiapkan NFS server dan mesin lain yang akan bertindak sebagai NFS clients.<\/p>\n<p>Server dan klien harus dapat berkomunikasi satu sama lain melalui private network. Jika penyedia hosting Anda tidak menawarkan atau memberikan alamat private IP, Anda dapat menggunakan alamat IP public dan mengkonfigurasi firewall server untuk mengizinkan lalu lintas di port 2049 hanya dari sumber tepercaya.<\/p>\n<p>Mesin dalam contoh ini memiliki IP berikut:<\/p>\n<pre>NFS Server IP: 192.168.33.148&#13;\nNFS Clients IP: Rentang IP 192.168.33.0\/24<\/pre>\n<h2>Set Up NFS Server di CentOS 8<\/h2>\n<p>Bagian ini menjelaskan cara install paket yang diperlukan, membuat dan mengekspor direktori NFS, dan mengkonfigurasi firewall.<\/p>\n<h3>Install NFS\u00a0server<\/h3>\n<p>Paket \u201c<em>nfs-utils<\/em>\u201d menyediakan utilitas dan NFS daemon untuk NFS server. Untuk menginstalnya jalankan perintah berikut:<\/p>\n<pre>sudo dnf install nfs-utils&#13;\n<\/pre>\n<p>Setelah instalasi selesai, aktifkan dan mulai layanan NFS dengan mengetik:<\/p>\n<pre>sudo systemctl enable --now nfs-server&#13;\n<\/pre>\n<p>Secara default, pada CentOS 8 NFS versi 3 dan 4.x diaktifkan, versi 2 dinonaktifkan. NFSv2 sudah cukup usang sekarang, dan tidak ada alasan untuk mengaktifkannya. Untuk memverifikasinya jalankan perintah <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/menggunakan-command-cat-pada-linux-terminal\/\"><code>cat<\/code> <\/a>berikut:<\/p>\n<pre>sudo cat \/proc\/fs\/nfsd\/versions&#13;\n<\/pre>\n<pre>-2 +3 +4 +4.1 +4.2<\/pre>\n<p>Opsi konfigurasi NFS server diatur dalam file <code>\/etc\/nfsmount.conf<\/code> dan <code>\/etc\/nfs.conf<\/code>. Pengaturan default sudah cukup baik untuk menjalankan NFS Server.<\/p>\n<h3>Membuat file\u00a0sistem<\/h3>\n<p>Ketika mengkonfigurasi NFSv4 server, merupakan praktik terbaik menggunakan direktori\u00a0root NFS\u00a0global dan bind mount direktori sebenarnya ke mount point share. Dalam contoh ini, kita akan menggunakan direktory <code>\/srv\/nfs4<\/code> sebagai root NFS.<\/p>\n<p>Untuk lebih menjelaskan bagaimana NFS mounts dapat dikonfigurasi, kami akan membagikan dua direktori (<code>\/var\/www\u00a0<\/code>dan <code>\/opt\/backups<\/code>) dengan pengaturan konfigurasi yang berbeda.<\/p>\n<p>Untuk direktori <code>\/var\/www\/<\/code> dimiliki oleh <code>user<\/code> dengan group <code>apache<\/code> dan <code>\/opt\/backups<\/code> dimiliki oleh root.<\/p>\n<p>Buat filesystem ekspor menggunakan perintah <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/membuat-direktori-di-linux-terminal-menggunakan-mkdir\/\"><code>mkdir<\/code><\/a>:<\/p>\n<pre>sudo mkdir -p \/srv\/nfs4\/{backups,www}&#13;\n<\/pre>\n<p>Mount direktori yang sebenarnya:<\/p>\n<pre>sudo mount --bind \/opt\/backups \/srv\/nfs4\/backups&#13;\nsudo mount --bind \/var\/www \/srv\/nfs4\/www&#13;\n<\/pre>\n<p>Untuk membuat bind mounts menjadi permanen, tambahkan entri berikut ke file <code>\/etc\/fstab<\/code>:<\/p>\n<pre>sudo nano \/etc\/fstab<\/pre>\n<pre>\/opt\/backups \/srv\/nfs4\/backups  none   bind   0   0&#13;\n\/var\/www     \/srv\/nfs4\/www      none   bind   0   0<\/pre>\n<h3>Mengekspor file systems<\/h3>\n<p>Langkah selanjutnya adalah menentukan file systems yang akan diekspor oleh NFS server , opsi share\u00a0dan klien yang diizinkan untuk mengakses file systems tersebut. Untuk melakukannya, buka file <code>\/etc\/exports<\/code>:<\/p>\n<pre>sudo nano \/etc\/exports&#13;\n<\/pre>\n<p>Ekspor direktori <code>www<\/code>\u00a0dan <code>backups<\/code>\u00a0dan izinkan akses hanya dari klien di jaringan <code>192.168.33.0\/24<\/code>:<\/p>\n<pre>\/srv\/nfs4         192.168.33.0\/24(rw,sync,no_subtree_check,crossmnt,fsid=0)&#13;\n\/srv\/nfs4\/backups 192.168.33.0\/24(ro,sync,no_subtree_check) 192.168.33.3(rw,sync,no_subtree_check)&#13;\n\/srv\/nfs4\/www     192.168.33.110(rw,sync,no_subtree_check)<\/pre>\n<p>Baris pertama berisi <code>fsid=0<\/code>\u00a0mendefinisikan direktori root NFS <code>\/srv\/nfs<\/code>. Akses pada volume NFS ini hanya diizinkan untuk klien dari subnet <code>192.168.33.0\/24<\/code>. Opsi <code>crossmnt<\/code>\u00a0diperlukan untuk berbagi direktori yang merupakan sub-direktori dari direktori yang diekspor.<\/p>\n<p>Baris kedua menunjukkan bagaimana menentukan beberapa aturan ekspor untuk satu sistem file. Ia mengekspor direktori <code>\/srv\/nfs4\/backups<\/code> dan hanya mengizinkan akses read ke seluruh rentang IP <code>192.168.33.0\/24<\/code>, dan keduanya memiliki akses read and write ke <code>192.168.33.3<\/code>.<\/p>\n<p>Opsi <code>sync<\/code> memberitahu NFS untuk menulis perubahan ke disk sebelum menjawab. Baris terakhir harus jelas. Untuk informasi lebih lanjut tentang semua opsi yang tersedia, ketik <code>man exports<\/code>\u00a0di terminal Anda.<\/p>\n<p>Simpan file dan ekspor share:<\/p>\n<pre>sudo exportfs -ra&#13;\n<\/pre>\n<p>Anda perlu menjalankan perintah di atas setiap kali Anda memodifikasi file <code>\/etc\/exports<\/code>. Jika ada kesalahan atau peringatan, mereka akan ditampilkan di terminal.<\/p>\n<p>Untuk melihat active exports saat ini dan kondisinya, gunakan:<\/p>\n<pre>sudo exportfs -v&#13;\n<\/pre>\n<p>Output akan mencakup semua shares dengan opsi mereka. Seperti yang Anda lihat, ada juga opsi yang belum kami definisikan di file <code>\/etc\/exports<\/code>. Itu adalah opsi default, dan jika Anda ingin mengubahnya, Anda harus mengatur opsi itu secara jelas.<\/p>\n<pre>\/srv\/nfs4\/backups\t192.168.33.3(sync,wdelay,hide,no_subtree_check,sec=sys,rw,secure,root_squash,no_all_squash)&#13;\n\/srv\/nfs4\/www \t192.168.33.110(sync,wdelay,hide,no_subtree_check,sec=sys,rw,secure,root_squash,no_all_squash)&#13;\n\/srv\/nfs4     \t192.168.33.0\/24(sync,wdelay,hide,crossmnt,no_subtree_check,fsid=0,sec=sys,rw,secure,root_squash,no_all_squash)&#13;\n\/srv\/nfs4\/backups&#13;\n\t\t192.168.33.0\/24(sync,wdelay,hide,no_subtree_check,sec=sys,ro,secure,root_squash,no_all_squash)<\/pre>\n<p><code>root_squash<\/code> adalah salah satu opsi paling penting tentang keamanan NFS. Ini mencegah pengguna root yang terhubung dari klien untuk memiliki hak akses root pada shares yang dipasang (remote server). Ini juga akan memetakan root <code>UID<\/code>dan <code>GID<\/code>\u00a0ke <code>nobody<\/code>\/<code>nogroup<\/code>\u00a0<code>UID<\/code>\/<code>GID<\/code><\/p>\n<p>Agar pengguna di mesin klien memiliki akses, NFS mengharapkan pengguna dan ID grup klien agar cocok dengan yang ada di server. Pilihan lain adalah menggunakan fitur idmapping NFSv4 yang menerjemahkan user dan grup ID menjadi nama dan sebaliknya.<\/p>\n<p>Pada poin ini, Anda telah menyiapkan NFS server di server CentOS. Anda sekarang dapat pindah ke langkah berikutnya dan mengkonfigurasi klien dan terhubung ke server NFS.<\/p>\n<h3>Konfigurasi firewall<\/h3>\n<p>FirewallD adalah solusi<a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-konfigurasi-dan-manajemen-firewall-di-centos-8\/\"> firewall default di Centos 8.<\/a><\/p>\n<p>Layanan NFS mencakup aturan yang telah ditentukan untuk mengizinkan akses ke server NFS.<\/p>\n<p>Perintah berikut secara permanen akan memungkinkan akses dari subnet <code>192.168.33.0\/24<\/code>:<\/p>\n<pre>sudo firewall-cmd --new-zone=nfs --permanent&#13;\nsudo firewall-cmd --zone=nfs --add-service=nfs --permanent&#13;\nsudo firewall-cmd --zone=nfs --add-source=192.168.33.0\/24 --permanent&#13;\nsudo firewall-cmd --reload&#13;\n<\/pre>\n<h2>Setup NFS Client<\/h2>\n<p>Sekarang setelah NFS server diatur dan direktori share diekspor, langkah selanjutnya mengonfigurasi klien dan mount\u00a0remote file systems.<\/p>\n<p>Anda juga dapat <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/tutorial-mount-nfs-share-di-linux\/\">mount NFS share<\/a> di macOS dan Windows, tetapi kami akan fokus pada sistem Linux.<\/p>\n<h3>Menginstal NFS\u00a0client<\/h3>\n<p>Pada mesin klien, instal tool yang diperlukan untuk memasang sistem file NFS jarak jauh.<\/p>\n<h3>Cara Mounting file systems<\/h3>\n<p>Kita akan bekerja pada mesin client dengan IP <code>192.168.33.110<\/code>, yang memiliki akses read and write ke sistem file <code>\/srv\/nfs4\/www<\/code> dan akses read-only ke sistem file <code>\/srv\/nfs4\/backups<\/code>.<\/p>\n<p>Buat dua direktori baru untuk mount point. Anda dapat membuat direktori ini di lokasi mana pun yang Anda inginkan.<\/p>\n<pre>sudo mkdir -p \/backups&#13;\nsudo mkdir -p \/srv\/www&#13;\n<\/pre>\n<p>Pasang sistem file yang diekspor dengan perintah <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/menggunakan-perintah-mount-dan-unmount-file-systems-di-linux\/\"><code>mount<\/code><\/a>\u00a0:<\/p>\n<pre>sudo mount -t nfs -o vers=4 192.168.33.148:\/backups \/backups&#13;\nsudo mount -t nfs -o vers=4 192.168.33.148:\/www \/srv\/www&#13;\n<\/pre>\n<p>Di mana <code>192.168.33.148<\/code> adalah IP dari NFS server. Anda juga dapat menggunakan hostname alih-alih alamat IP, tetapi perlu resolvable oleh mesin klien. Ini biasanya dilakukan dengan memetakan hostname ke IP di file <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-edit-hosts-file-di-linux-windows-dan-macos\/\"><code>\/etc\/hosts<\/code><\/a>.<\/p>\n<p>Saat memasang sistem file NFSv4, Anda perlu menghilangkan direktori root NFS, jadi alih-alih <code>\/srv\/nfs4\/backups<\/code> Anda harus menggunakan <code>\/backups<\/code>.<\/p>\n<p>Pastikan sistem file jarak jauh berhasil dipasang menggunakan perintah mount atau perintah <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-melihat-penggunaan-hard-disk-dengan-perintah-df\/\"><code>df<\/code><\/a>:<\/p>\n<pre>df -h&#13;\n<\/pre>\n<p>Perintah akan mencetak semua sistem file yang dipasang. Dua baris terakhir adalah share yang dipasang:<\/p>\n<pre>...&#13;\n192.168.33.148:\/backups9.7G  1.2G  8.5G  13% \/backups&#13;\n192.168.33.148:\/www    9.7G  1.2G  8.5G  13% \/srv\/www<\/pre>\n<p>Untuk membuat mounts permanen pada reboot, buka file <code>\/etc\/fstab<\/code><\/p>\n<pre>sudo nano \/etc\/fstab&#13;\n<\/pre>\n<p>dan tambahkan baris berikut:<\/p>\n<pre>192.168.33.148:\/backups \/backups   nfs   defaults,timeo=900,retrans=5,_netdev\t0 0&#13;\n192.168.33.148:\/www \/srv\/www       nfs   defaults,timeo=900,retrans=5,_netdev\t0 0<\/pre>\n<p>Untuk menemukan informasi lebih lanjut tentang opsi yang tersedia saat memasang sistem file NFS, ketikkan <code>man nfs<\/code> di terminal Anda.<\/p>\n<p>Opsi lain untuk memasang sistem file jarak jauh adalah menggunakan tool <code>autofs<\/code>\u00a0atau untuk membuat unit systemd.<\/p>\n<h3>Menguji Akses NFS<\/h3>\n<p>Mari kita uji akses ke share dengan <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/tutorial-dasar-membuat-file-di-linux-terminal\/\">membuat file baru<\/a> di masing-masing.<\/p>\n<p>Pertama, cobalah untuk membuat file uji ke direktori <code>\/backup<\/code> menggunakan perintah <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/perintah-touch-di-linux-terminal-dan-contoh-penggunaan\/\"><code>touch<\/code><\/a>\u00a0:<\/p>\n<pre>sudo touch \/backups\/test.txt&#13;\n<\/pre>\n<p>Sistem file <code>\/backup<\/code> diekspor sebagai hanya-baca, dan seperti yang diharapkan Anda akan melihat pesan kesalahan <code>Permission denied<\/code>:<\/p>\n<pre>touch: cannot touch \u2018\/backups\/test\u2019: Permission denied<\/pre>\n<p>Selanjutnya, cobalah untuk membuat file uji ke direktori <code>\/srv\/www<\/code> sebagai root menggunakan perintah <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/pengertian-perintah-sudo-di-linux\/\"><code>sudo<\/code><\/a>\u00a0:<\/p>\n<pre>sudo touch \/srv\/www\/test.txt&#13;\n<\/pre>\n<p>Sekali lagi, Anda akan melihat pesan Izin ditolak (<code>Permission denied<\/code>).<\/p>\n<pre>touch: cannot touch \u2018\/srv\/www\u2019: Permission denied<\/pre>\n<p>Direktori <code>\/var\/www<\/code> <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/tutorial-perintah-chown-di-terminal-linux-dan-penggunaan\/\">dimiliki oleh user<\/a> apache, dan share memiliki set opsi <code>root_squash<\/code>, yang memetakan pengguna root ke grup <code>nobody<\/code>\u00a0 dan grup <code>nogroup<\/code>\u00a0yang tidak memiliki izin write (menulis) ke share jarak jauh.<\/p>\n<p>Dengan asumsi bahwa user\u00a0<a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/tutorial-install-apache-webserver-di-centos-8\/\">apache<\/a> ada pada mesin klien dengan UID dan GID yang sama seperti pada server jarak jauh, Anda dapat menguji untuk membuat file sebagai user\u00a0<code>apache<\/code> dengan:<\/p>\n<pre>sudo -u apache touch \/srv\/www\/test.txt&#13;\n<\/pre>\n<p>Perintah tidak akan menampilkan output, yang berarti file berhasil dibuat.<\/p>\n<p>Untuk memverifikasi daftar file dalam direktori <code>\/srv\/www<\/code>:<\/p>\n<pre>ls -la \/srv\/www&#13;\n<\/pre>\n<p>Output akan menampilkan file yang baru dibuat:<\/p>\n<pre>drwxr-xr-x 3 apache apache 4096 Jun 23 22:18 .&#13;\ndrwxr-xr-x 3 root     root     4096 Jun 23 22:29 ..&#13;\n-rw-r--r-- 1 apache apache    0 Jun 23 21:58 index.html&#13;\n-rw-r--r-- 1 apache apache    0 Jun 23 22:18 test.txt<\/pre>\n<h3>Cara Lepas (Unmounting) NFS\u00a0File\u00a0 System<\/h3>\n<p>Jika Anda tidak lagi membutuhkan emote NFS share, Anda dapat melepasnya sama seperti sebagai melepas file drive yang terpasang menggunakan perintah umount. Misalnya, untuk meng-unmount bagian <code>\/backup<\/code> yang Anda jalankan:<\/p>\n<pre>sudo umount \/backups&#13;\n<\/pre>\n<p>Jika titik mount didefinisikan dalam file <code>\/etc\/fstab<\/code>, pastikan Anda menghapus baris atau memberi comment dengan menambahkan <code>#<\/code> di awal baris.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Dalam tutorial ini, kami telah menunjukkan kepada Anda cara mengatur NFS server dan cara memasang remote file systems pada mesin klien. Jika Anda menerapkan NFS dalam produksi atau untuk berbagi data, merupakan ide bagus untuk mengaktifkan otentikasi kerberos.<\/p>\n<p>Sebagai alternatif NFS, Anda dapat menggunakan <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-menggunakan-sshfs-untuk-mount-directory-menggunakan-ssh\/\">SSHFS<\/a> untuk mount direktori jarak jauh melalui koneksi SSH. SSHFS dienkripsi secara default dan jauh lebih mudah untuk dikonfigurasi dan digunakan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Network File System (NFS) adalah protokol file sistem terdistribusi yang memungkinkan Anda untuk berbagi direktori&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[15,111,71,72],"class_list":["post-1325","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-centos","tag-centos","tag-centos-8","tag-file-system","tag-linux-terminal"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Install dan Konfigurasi NFS Server di CentOS 8 - Linuxid<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-nfs-server-di-centos-8\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Install dan Konfigurasi NFS Server di CentOS 8 - Linuxid\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Network File System (NFS) adalah protokol file sistem terdistribusi yang memungkinkan Anda untuk berbagi direktori&hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-nfs-server-di-centos-8\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Linuxid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-10-12T17:23:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-04-18T08:21:35+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"xsand\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"xsand\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-nfs-server-di-centos-8\/\",\"url\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-nfs-server-di-centos-8\/\",\"name\":\"Cara Install dan Konfigurasi NFS Server di CentOS 8 - Linuxid\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website\"},\"datePublished\":\"2019-10-12T17:23:15+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-18T08:21:35+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-nfs-server-di-centos-8\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-nfs-server-di-centos-8\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-nfs-server-di-centos-8\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Install dan Konfigurasi NFS Server di CentOS 8\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website\",\"url\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/\",\"name\":\"Linuxid\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79\",\"name\":\"xsand\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"xsand\"},\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/author\/xsand\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Install dan Konfigurasi NFS Server di CentOS 8 - Linuxid","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-nfs-server-di-centos-8\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Install dan Konfigurasi NFS Server di CentOS 8 - Linuxid","og_description":"Network File System (NFS) adalah protokol file sistem terdistribusi yang memungkinkan Anda untuk berbagi direktori&hellip;","og_url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-nfs-server-di-centos-8\/","og_site_name":"Linuxid","article_published_time":"2019-10-12T17:23:15+00:00","article_modified_time":"2025-04-18T08:21:35+00:00","author":"xsand","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"xsand","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-nfs-server-di-centos-8\/","url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-nfs-server-di-centos-8\/","name":"Cara Install dan Konfigurasi NFS Server di CentOS 8 - Linuxid","isPartOf":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website"},"datePublished":"2019-10-12T17:23:15+00:00","dateModified":"2025-04-18T08:21:35+00:00","author":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-nfs-server-di-centos-8\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-nfs-server-di-centos-8\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-nfs-server-di-centos-8\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/linuxid.net\/post\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Install dan Konfigurasi NFS Server di CentOS 8"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website","url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/","name":"Linuxid","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/linuxid.net\/post\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79","name":"xsand","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g","caption":"xsand"},"url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/author\/xsand\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1325","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1325"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1325\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2809,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1325\/revisions\/2809"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1325"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1325"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1325"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}