{"id":1387,"date":"2019-09-16T23:25:12","date_gmt":"2019-09-16T16:25:12","guid":{"rendered":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-aktifkan-dan-konfigurasi-ssh-di-raspberry-pi\/"},"modified":"2025-04-18T15:21:35","modified_gmt":"2025-04-18T08:21:35","slug":"cara-aktifkan-dan-konfigurasi-ssh-di-raspberry-pi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-aktifkan-dan-konfigurasi-ssh-di-raspberry-pi\/","title":{"rendered":"Cara Aktifkan dan Konfigurasi SSH di Raspberry Pi"},"content":{"rendered":"<p>Secure Shell (SSH) adalah protokol jaringan kriptografi yang digunakan untuk koneksi aman antara klien dan server. Dalam versi terbaru dari Raspbian, akses SSH dinonaktifkan secara default tetapi dapat dengan mudah diaktifkan.<\/p>\n<p>Dalam tutorial ini, kita akan membahas cara mengaktifkan SSH pada board Raspberry Pi. Mengaktifkan SSH akan memungkinkan Anda untuk terhubung dari jarak jauh ke device dan melakukan tugas administratif atau mentransfer file.<\/p>\n<p>Kami berasumsi bahwa Anda memasang <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-raspbian-di-raspberry-pi\/\">Raspbian di Raspberry Pi<\/a> Anda.<\/p>\n<h2>Mengaktifkan SSH di Raspberry Pi Tanpa Monitor<\/h2>\n<p>Jika Anda tidak memiliki layar HDMI atau keyboard cadangan yang tersedia untuk menghubungkan Raspberry Pi, Anda dapat dengan mudah mengaktifkan SSH dengan menempatkan file kosong bernama ssh (tanpa ekstensi apa pun) ke dalam partisi boot.<\/p>\n<p>Untuk mengaktifkan SSH pada Raspberry Pi, lakukan langkah-langkah berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>Matikan Raspberry Pi dan lepaskan SD card.<\/li>\n<li>Masukkan SD card ke card reader komputer. SD card akan mounted secara otomatis.<\/li>\n<li>Arahkan ke direktori booting\u00a0di SD card menggunakan manajer file OS. Pengguna Linux dan macOS juga dapat melakukan ini dari baris perintah.<\/li>\n<li>Buat file kosong baru bernama ssh, tanpa ekstensi apa pun, di dalam direktori boot.<\/li>\n<li>Lepaskan SD card dari komputer dan masukkan ke Raspberry Pi.<\/li>\n<li>Nyalakan board Pi Anda. Pada saat boot Pi akan memeriksa apakah file ini ada dan jika ada, SSH akan diaktifkan dan file tersebut dihapus.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Setelah Raspberry Pi melakukan booting, Anda dapat masuk melalui SSH ke dalamnya.<\/p>\n<h2>Mengaktifkan SSH di Raspberry Pi<\/h2>\n<p>Jika memiliki monitor HDMI yang terhubung ke Raspberry Pi, Anda dapat mengaktifkan SSH secara manual dari GUI desktop atau dari terminal.<\/p>\n<h3>Mengaktifkan SSH dari GUI<\/h3>\n<p>Jika lebih suka GUI daripada baris perintah, lakukan langkah-langkah di bawah ini:<\/p>\n<ol>\n<li>Buka jendela \u201cRaspberry Pi Configuration\u201d dari menu \u201cPreferences\u201d.<\/li>\n<li>Klik pada tab \u201cInterfaces\u201d.<\/li>\n<li>Pilih \u201cEnable\u201d di sebelah baris SSH.<br \/><a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/assets\/media\/other\/33280\/raspberry-pi-configuration.jpg\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\" td-modal-image alignnone wp-image-33327 size-full\" src=\"https:\/\/www.linuxid.net\/assets\/media\/other\/33280\/raspberry-pi-configuration.jpg\" alt=\"raspberry pi configuration\" width=\"484\" height=\"482\" srcset=\"https:\/\/www.linuxid.net\/assets\/media\/other\/33280\/raspberry-pi-configuration.jpg 484w, https:\/\/www.linuxid.net\/assets\/media\/other\/33280\/raspberry-pi-configuration-150x150.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 484px) 100vw, 484px\"\/><\/a><\/li>\n<li>Klik tombol \u201cOK\u201d untuk agar perubahan diterapkan.<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Mengaktifkan SSH dari terminal<\/h3>\n<ol>\n<li>Buka terminal dengan menggunakan\u00a0shortcut\u00a0keyboard \u00a0\u00a0<code>Ctrl+Alt+T<\/code> atau dengan mengklik ikon terminal dan mulai tool\u00a0<code>raspi-config<\/code> dengan mengetik:\n<pre>raspi-config<\/pre>\n<\/li>\n<li>Arahkan ke \u201cInterfacing Options\u201d menggunakan tombol naik atau turun dan tekan <code>Enter<\/code>.<\/li>\n<li>Arahkan ke \u201cSSH\u201d\u00a0dan tekan <code>Enter<\/code>.<\/li>\n<li>Anda akan ditanya apakah ingin mengaktifkan SSH server. Pilih \u201cYes\u201d\u00a0dan tekan <code>Enter<\/code>.<\/li>\n<li>Jendela berikutnya akan memberi tahu Anda bahwa SSH server diaktifkan. Tekan <code>Enter<\/code> untuk kembali ke menu utama dan pilih \u201cFinish\u201d untuk menutup dialog raspi-config.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Atau, alih-alih menggunakan tool\u00a0<code>raspi-config<\/code>, Anda cukup memulai dan mengaktifkan layanan ssh dengan <code>systemctl<\/code>:<\/p>\n<pre>sudo systemctl enable ssh&#13;\nsudo systemctl start ssh<\/pre>\n<h2>Cara Terhubung ke Raspberry Pi melalui SSH<\/h2>\n<p>Untuk terhubung ke Pi melalui SSH, Anda perlu mengetahui alamat IP Raspberry Pi. Jika menjalankan Pi tanpa monitor, Anda dapat menemukan alamat IP di tabel DHCP lease router. Jika memiliki monitor yang terhubung, gunakan <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/contoh-penggunaan-perintah-ip-di-linux-terminal\/\">perintah ip<\/a> untuk menentukan alamat IP dari Raspberry Pi:<\/p>\n<pre>ip addr<\/pre>\n<p>Ketika menemukan alamat IP, Anda dapat terhubung ke Raspberry Pi dari komputer Anda. Pengguna Windows dapat menggunakan klien SSH seperti <a href=\"https:\/\/www.putty.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Putty<\/a>.<\/p>\n<p>Pengguna Linux dan macOS memiliki klien <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/penjelasan-perintah-ssh-di-terminal-linux\/\">SSH <\/a>terinstal secara default, dan dapat SSH ke Pi dengan mengetik:<\/p>\n<pre>ssh pi@alamat_ip_raspberry<\/pre>\n<p>Ubah <code>alamat_ip_raspberry<\/code>\u00a0dengan Alamat IP dari board pi Anda. Jika belum mengubah,\u00a0 user \u201c<strong>pi<\/strong>\u201c, dan kata sandi default adalah <em><strong>raspberry<\/strong><\/em>.<\/p>\n<p>Saat terhubung melalui SSH untuk pertama kalinya, Anda akan diminta untuk menerima RSA key fingerprint, Ketikkan \u201cyes\u201d untuk melanjutkan.<\/p>\n<p>Setelah masuk ke Raspberry Pi, Anda akan disambut dengan pesan yang mirip dengan yang di bawah ini.<\/p>\n<pre>Linux raspberrypi 4.14.98-v7+ #1200 SMP Tue Feb 12 20:27:48 GMT 2019 armv7l&#13;\n&#13;\nThe programs included with the Debian GNU\/Linux system are free software;&#13;\nthe exact distribution terms for each program are described in the&#13;\nindividual files in \/usr\/share\/doc\/*\/copyright.&#13;\n...<\/pre>\n<p>Jika Anda mengekspos Device Pi ke Internet, ada baiknya menerapkan beberapa langkah keamanan. Secara default, SSH mendengarkan pada port 22.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-mudah-mengganti-port-ssh-di-linux\/\">Mengubah port SSH default<\/a> menambah lapisan keamanan tambahan untuk mesin dan mengurangi risiko serangan otomatis. Anda juga dapat mengatur otentikasi <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-mudah-set-up-ssh-keys-di-debian-9\/\">SSH berbasis key<\/a> dan terhubung tanpa memasukkan kata sandi.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Anda telah belajar cara mengaktifkan SSH di Raspberry Pi. Anda sekarang dapat masuk ke board dan melakukan tugas sysadmin yang umum melalui command prompt.<\/p>\n<p>Pengguna Linux dan macOS dapat menyederhanakan alur kerja dengan mendefinisikan semua koneksi SSH dalam file <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/tutorial-mengatur-ssh-dengan-file-ssh-config\/\">konfigurasi SSH.<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Secure Shell (SSH) adalah protokol jaringan kriptografi yang digunakan untuk koneksi aman antara klien dan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1388,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[107],"tags":[170,35,93],"class_list":["post-1387","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-other","tag-raspberry-pi","tag-raspbian","tag-ssh"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Aktifkan dan Konfigurasi SSH di Raspberry Pi - Linuxid<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-aktifkan-dan-konfigurasi-ssh-di-raspberry-pi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Aktifkan dan Konfigurasi SSH di Raspberry Pi - Linuxid\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Secure Shell (SSH) adalah protokol jaringan kriptografi yang digunakan untuk koneksi aman antara klien dan&hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-aktifkan-dan-konfigurasi-ssh-di-raspberry-pi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Linuxid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-09-16T16:25:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-04-18T08:21:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Cara-Aktifkan-dan-Konfigurasi-SSH-di-Raspberry-Pi.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"530\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"xsand\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"xsand\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-aktifkan-dan-konfigurasi-ssh-di-raspberry-pi\/\",\"url\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-aktifkan-dan-konfigurasi-ssh-di-raspberry-pi\/\",\"name\":\"Cara Aktifkan dan Konfigurasi SSH di Raspberry Pi - Linuxid\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-aktifkan-dan-konfigurasi-ssh-di-raspberry-pi\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-aktifkan-dan-konfigurasi-ssh-di-raspberry-pi\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Cara-Aktifkan-dan-Konfigurasi-SSH-di-Raspberry-Pi.jpg\",\"datePublished\":\"2019-09-16T16:25:12+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-18T08:21:35+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-aktifkan-dan-konfigurasi-ssh-di-raspberry-pi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-aktifkan-dan-konfigurasi-ssh-di-raspberry-pi\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-aktifkan-dan-konfigurasi-ssh-di-raspberry-pi\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Cara-Aktifkan-dan-Konfigurasi-SSH-di-Raspberry-Pi.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Cara-Aktifkan-dan-Konfigurasi-SSH-di-Raspberry-Pi.jpg\",\"width\":1000,\"height\":530},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-aktifkan-dan-konfigurasi-ssh-di-raspberry-pi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Aktifkan dan Konfigurasi SSH di Raspberry Pi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website\",\"url\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/\",\"name\":\"Linuxid\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79\",\"name\":\"xsand\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"xsand\"},\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/author\/xsand\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Aktifkan dan Konfigurasi SSH di Raspberry Pi - Linuxid","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-aktifkan-dan-konfigurasi-ssh-di-raspberry-pi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Aktifkan dan Konfigurasi SSH di Raspberry Pi - Linuxid","og_description":"Secure Shell (SSH) adalah protokol jaringan kriptografi yang digunakan untuk koneksi aman antara klien dan&hellip;","og_url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-aktifkan-dan-konfigurasi-ssh-di-raspberry-pi\/","og_site_name":"Linuxid","article_published_time":"2019-09-16T16:25:12+00:00","article_modified_time":"2025-04-18T08:21:35+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":530,"url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Cara-Aktifkan-dan-Konfigurasi-SSH-di-Raspberry-Pi.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"xsand","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"xsand","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-aktifkan-dan-konfigurasi-ssh-di-raspberry-pi\/","url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-aktifkan-dan-konfigurasi-ssh-di-raspberry-pi\/","name":"Cara Aktifkan dan Konfigurasi SSH di Raspberry Pi - Linuxid","isPartOf":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-aktifkan-dan-konfigurasi-ssh-di-raspberry-pi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-aktifkan-dan-konfigurasi-ssh-di-raspberry-pi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Cara-Aktifkan-dan-Konfigurasi-SSH-di-Raspberry-Pi.jpg","datePublished":"2019-09-16T16:25:12+00:00","dateModified":"2025-04-18T08:21:35+00:00","author":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-aktifkan-dan-konfigurasi-ssh-di-raspberry-pi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-aktifkan-dan-konfigurasi-ssh-di-raspberry-pi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-aktifkan-dan-konfigurasi-ssh-di-raspberry-pi\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Cara-Aktifkan-dan-Konfigurasi-SSH-di-Raspberry-Pi.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Cara-Aktifkan-dan-Konfigurasi-SSH-di-Raspberry-Pi.jpg","width":1000,"height":530},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-aktifkan-dan-konfigurasi-ssh-di-raspberry-pi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/linuxid.net\/post\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Aktifkan dan Konfigurasi SSH di Raspberry Pi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website","url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/","name":"Linuxid","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/linuxid.net\/post\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79","name":"xsand","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g","caption":"xsand"},"url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/author\/xsand\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1387","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1387"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1387\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2826,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1387\/revisions\/2826"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1388"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1387"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1387"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1387"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}