{"id":1770,"date":"2019-04-30T23:46:52","date_gmt":"2019-04-30T16:46:52","guid":{"rendered":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/?p=1770"},"modified":"2025-04-18T15:22:14","modified_gmt":"2025-04-18T08:22:14","slug":"cara-install-dan-konfigurasi-memcached-di-ubuntu-18-04","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-memcached-di-ubuntu-18-04\/","title":{"rendered":"Cara Install dan Konfigurasi Memcached di Ubuntu 18.04"},"content":{"rendered":"<p>Memcached adalah software free dan open source yang menyimpan cache dalam memory. Memcached paling sering digunakan untuk mempercepat aplikasi dengan caching berbagai objek dari hasil panggilan database.<\/p>\n<p>Dalam tutorial ini, kita akan membahas proses menginstal dan mengkonfigurasi Memcached versi terbaru di Ubuntu 18.04. Instruksi yang sama berlaku untuk Ubuntu 16.04 dan distribusi berbasis Ubuntu.<\/p>\n<h2>Persiapan<\/h2>\n<p>Sebelum melanjutkan dengan tutorial ini, pastikan Anda masuk sebagai<a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-membuat-user-sudo-di-ubuntu-linux\/\"> pengguna biasa dengan hak istimewa sudo.<\/a><\/p>\n<h2>Install Memcached<\/h2>\n<p>Paket memcached disertakan dalam repositori Ubuntu 18.04 default. Instalasi pun cukup mudah, cukup ikuti langkah-langkah di bawah ini:<\/p>\n<ol>\n<li>Mulailah dengan update apt packages:\n<pre>sudo apt update<\/pre>\n<\/li>\n<li>Instal Memcached dengan mengetik:\n<pre>sudo apt install memcached libmemcached-tools<\/pre>\n<p>Paket<code>libmemcached-tools<\/code> berisi beberapa alat baris perintah untuk mengelola server Memcached.<\/p>\n<\/li>\n<li>Setelah instalasi selesai, layanan Memcached akan mulai secara otomatis. Untuk memeriksa status layanan, masukkan perintah berikut:\n<pre>sudo systemctl status memcached<\/pre>\n<p>output dari perintah di atas<\/p>\n<pre>\u25cf memcached.service - memcached daemon&#13;\n  Loaded: loaded (\/lib\/systemd\/system\/memcached.service; enabled; vendor preset: enabled)&#13;\n  Active: active (running) since Tue 2019-04-30 1541 PDT; 37s ago&#13;\n    Docs: man:memcached(1)&#13;\nMain PID: 10753 (memcached)&#13;\n   Tasks: 10 (limit: 2319)&#13;\n  CGroup: \/system.slice\/memcached.service&#13;\n          `-10753 \/usr\/bin\/memcached -m 64 -p 11211 -u memcache -l 127.0.0.1 -P \/var\/run\/memcached\/memcached.pid<\/pre>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Pada poin ini, Memcached telah terinstal dan berjalan di server Ubuntu 18.04 Anda.<\/p>\n<h2>Konfigurasi Memcached di Ubuntu<\/h2>\n<p>Memcached dapat dikonfigurasi dengan mengedit file <code>\/etc\/memcached.conf<\/code>. Pengaturan konfigurasi default saya rasa sudah cukup baik untuk sebagian besar pengguna.<\/p>\n<p>Secara default, Memcached dikonfigurasikan untuk listen koneksi di localhost saja. Jika klien yang terhubung ke server juga berjalan di host yang sama, maka Anda tidak perlu mengubah file konfigurasi default.<\/p>\n<h3>Akses Remote dari IP Tertentu (Opsional)<\/h3>\n<p>Ketika Memcached yang dikonfigurasi dengan tidak tepat dapat digunakan untuk melakukan serangan <a href=\"https:\/\/www.beritabebas.com\/definisi\/distributed-denial-of-service-ddos-attack\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">distributed denial-of-service (DDoS)<\/a>. Jika ingin mengizinkan akses jarak jauh ke server Memcached, Anda perlu mengonfigurasi firewall dan mengizinkan akses ke port UDP Memcached 11211 hanya dari klien tepercaya.<\/p>\n<p>Contoh berikut mengasumsikan bahwa Anda ingin terhubung ke server Memcached melalui jaringan pribadi. IP server adalah <code>192.168.100.20<\/code> dan alamat IP klien adalah <code>192.168.100.30<\/code><\/p>\n<p>Ubuntu datang dengan alat konfigurasi firewall yang disebut <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/tutorial-konfigurasi-ufw-firewall-di-ubuntu-18-04\">UFW<\/a>. Secara default, UFW diinstal tetapi tidak diaktifkan. Sebelum mengaktifkan firewall UFW, pertama-tama tambahkan aturan yang akan memungkinkan koneksi SSH yang masuk:<\/p>\n<pre>sudo ufw allow 22<\/pre>\n<p><strong>note :<\/strong> Jika Anda hanya ingin mengaktifkan fitur SSH dan ingin terkoneksi ke server dengan IP manapun, lanjutkan untuk mengikuti panduan koneksi ke Memcached<\/p>\n<p>Izinkan akses dari alamat IP klien :<\/p>\n<pre>sudo ufw allow from<\/pre>\n<p><strong>192.168.100.30<\/strong><\/p>\n<pre> to any port 11211<\/pre>\n<p>ganti ip <code><code\/><\/code><strong>192.168.100.30<\/strong>\u00a0dengan alamat IP Anda, kemudian aktifkan UFW dengan mengetik:<\/p>\n<pre>sudo ufw status<\/pre>\n<p>Setelah firewall Anda dikonfigurasi, langkah selanjutnya adalah mengedit konfigurasi Memcached dan mengatur layanan Memcached untuk mendengarkan pada antarmuka jaringan pribadi server:<\/p>\n<p>Untuk melakukannya, buka file konfigurasi <code>memcached.conf<\/code>:<\/p>\n<pre>sudo nano \/etc\/memcached.conf<\/pre>\n<p>Temukan baris yang dimulai dengan <code>-l 127.0.0.1<\/code> dan ganti <code>127.0.0.1<\/code> dengan alamat IP server <code>192.168.100.20<\/code>.<br \/>\/etc\/memcached.conf<\/p>\n<pre># Specify which IP address to listen on. The default is to listen on all IP addresses&#13;\n# This parameter is one of the only security measures that memcached has, so make sure&#13;\n# it's listening on a firewalled interface.&#13;\n-l 192.168.100.20<\/pre>\n<p>Restart layanan Memcached untuk menerapkan pengaturan yang baru.<\/p>\n<pre>sudo systemctl restart memcached<\/pre>\n<p>Anda sekarang dapat terhubung ke server Memcached dari lokasi lain dengan syarat memiliki alamat IP <code>192.168.100.20<\/code>.<\/p>\n<h2>Koneksi ke Memcached<\/h2>\n<p>Untuk terhubung ke server Memcached Anda perlu menggunakan klien khusus untuk menterjemahkan bahasa pemrograman.<\/p>\n<h3>Koneksi ke Memcached menggunakan PHP<\/h3>\n<p>Untuk menggunakan Memcached sebagai caching database untuk aplikasi <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-php-di-ubuntu-18-04\">PHP<\/a> Anda seperti <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-wordpress-dengan-apache-di-ubuntu-18-04\">WordPress<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/tutorial-cara-install-drupal-di-ubuntu-18-04\">Drupal<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/tutorial-install-joomla-dengan-apache-di-ubuntu-18-04\">Joomla<\/a> atau <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/install-dan-konfigurasi-magento-2-di-nginx-ubuntu-18-04\">Magento<\/a>, Anda perlu menginstal ekstensi <code>php-memcached<\/code>:<\/p>\n<pre>sudo apt install php-memcached<\/pre>\n<h3>Koneksi ke Memcached menggunakan Python<\/h3>\n<p>Ada beberapa <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/tutorial-install-python-3-7-di-ubuntu-18-04\">Python<\/a> libraries untuk berinteraksi dengan memcache. Anda dapat menginstal libraries pilihan Anda menggunakan <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-pip-di-ubuntu-18-04\">pip<\/a>:<\/p>\n<pre>pip install pymemcache<\/pre>\n<pre>pip install python-memcached<\/pre>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Anda telah belajar cara menginstal Memcached di server Ubuntu Anda. Untuk informasi lebih lanjut tentang topik ini, konsultasikan dengan <a href=\"https:\/\/github.com\/memcached\/memcached\/wiki\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Memcached Wiki<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memcached adalah software free dan open source yang menyimpan cache dalam memory. Memcached paling sering&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1771,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[114,9,129,167],"class_list":["post-1770","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ubuntu","tag-memcached","tag-ubuntu","tag-ubuntu-18-04","tag-ubuntu-server"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Install dan Konfigurasi Memcached di Ubuntu 18.04 - Linuxid<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-memcached-di-ubuntu-18-04\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Install dan Konfigurasi Memcached di Ubuntu 18.04 - Linuxid\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Memcached adalah software free dan open source yang menyimpan cache dalam memory. Memcached paling sering&hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-memcached-di-ubuntu-18-04\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Linuxid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-04-30T16:46:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-04-18T08:22:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Install-dan-Konfigurasi-Memcached-di-Ubuntu.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"530\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"xsand\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"xsand\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-memcached-di-ubuntu-18-04\/\",\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-memcached-di-ubuntu-18-04\/\",\"name\":\"Cara Install dan Konfigurasi Memcached di Ubuntu 18.04 - Linuxid\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-memcached-di-ubuntu-18-04\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-memcached-di-ubuntu-18-04\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Install-dan-Konfigurasi-Memcached-di-Ubuntu.jpg\",\"datePublished\":\"2019-04-30T16:46:52+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-18T08:22:14+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-memcached-di-ubuntu-18-04\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-memcached-di-ubuntu-18-04\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-memcached-di-ubuntu-18-04\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Install-dan-Konfigurasi-Memcached-di-Ubuntu.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Install-dan-Konfigurasi-Memcached-di-Ubuntu.jpg\",\"width\":1000,\"height\":530},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-memcached-di-ubuntu-18-04\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Install dan Konfigurasi Memcached di Ubuntu 18.04\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website\",\"url\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/\",\"name\":\"Linuxid\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79\",\"name\":\"xsand\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"xsand\"},\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/author\/xsand\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Install dan Konfigurasi Memcached di Ubuntu 18.04 - Linuxid","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-memcached-di-ubuntu-18-04\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Install dan Konfigurasi Memcached di Ubuntu 18.04 - Linuxid","og_description":"Memcached adalah software free dan open source yang menyimpan cache dalam memory. Memcached paling sering&hellip;","og_url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-memcached-di-ubuntu-18-04\/","og_site_name":"Linuxid","article_published_time":"2019-04-30T16:46:52+00:00","article_modified_time":"2025-04-18T08:22:14+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":530,"url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Install-dan-Konfigurasi-Memcached-di-Ubuntu.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"xsand","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"xsand","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-memcached-di-ubuntu-18-04\/","url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-memcached-di-ubuntu-18-04\/","name":"Cara Install dan Konfigurasi Memcached di Ubuntu 18.04 - Linuxid","isPartOf":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-memcached-di-ubuntu-18-04\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-memcached-di-ubuntu-18-04\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Install-dan-Konfigurasi-Memcached-di-Ubuntu.jpg","datePublished":"2019-04-30T16:46:52+00:00","dateModified":"2025-04-18T08:22:14+00:00","author":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-memcached-di-ubuntu-18-04\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-memcached-di-ubuntu-18-04\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-memcached-di-ubuntu-18-04\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Install-dan-Konfigurasi-Memcached-di-Ubuntu.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Install-dan-Konfigurasi-Memcached-di-Ubuntu.jpg","width":1000,"height":530},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-memcached-di-ubuntu-18-04\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/linuxid.net\/post\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Install dan Konfigurasi Memcached di Ubuntu 18.04"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website","url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/","name":"Linuxid","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/linuxid.net\/post\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79","name":"xsand","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g","caption":"xsand"},"url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/author\/xsand\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1770","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1770"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1770\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2983,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1770\/revisions\/2983"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1771"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1770"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1770"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1770"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}