{"id":1921,"date":"2019-03-10T08:37:08","date_gmt":"2019-03-10T01:37:08","guid":{"rendered":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/?p=1921"},"modified":"2025-03-28T22:41:14","modified_gmt":"2025-03-28T15:41:14","slug":"tutorial-penggunaan-perintah-shutdown-di-baris-perintah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/tutorial-penggunaan-perintah-shutdown-di-baris-perintah\/","title":{"rendered":"Tutorial Penggunaan Perintah Shutdown di Baris Perintah"},"content":{"rendered":"<p>Dalam tutorial ini, kami akan menunjukkan kepada Anda bagaimana menggunakan perintah shutdown melalui contoh-contoh praktis dan penjelasan terperinci dari opsi-opsi shutdown yang paling umum.<\/p>\n<p>Perintah shutdown membuat sistem mati dengan cara yang aman. Ketika shutdown dimulai, semua pengguna dan proses yang masuk diberitahukan bahwa sistem akan down, dan pada poin ini tidak ada login yang akan diizinkan hingga proses shutdown dan sistem online kembali. Anda dapat mematikan sistem Anda dengan segera atau pada waktu yang ditentukan.<\/p>\n<h2>Sintaks Perintah Shutdown<\/h2>\n<p>Sebelum membahas cara menggunakan perintah shutdown, mari kita mulai dengan meninjau sintaks dasar perintah shutdown.<\/p>\n<p>Ekspresi perintah shutdown memiliki format berikut:<\/p>\n<pre><code>shutdown [OPTIONS] [WAKTU] [PESAN]<\/code><\/pre>\n<ul>\n<li><code>options<\/code> \u2013 opsi Shutdown seperti halt, power-off (opsi default) atau reboot sistem.<\/li>\n<li><code>waktu<\/code> \u2013 Argumen waktu menentukan kapan akan melakukan proses shutdown.<code\/><\/li>\n<li><code>pesan<\/code> \u2013 Argumen pesan menentukan pesan apa yang diumumkan ke semua user yang sedang login.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pada distribusi Linux modern, perintah shutdown adalah alias untuk <code>systemctl<\/code> dan tersedia di sistem hanya untuk alasan kompatibilitas.<\/p>\n<h2>Cara menggunakan perintah shutdown<\/h2>\n<p>Saat digunakan tanpa argumen, perintah shutdown akan mematikan mesin.<\/p>\n<pre>sudo shutdown<\/pre>\n<p>Proses mematikan dimulai setelah 1 menit, yang merupakan interval\u00a0default waktu.<\/p>\n<h2>Cara Shutdown Sistem pada waktu tertentu<\/h2>\n<p>Argumen waktu dapat memiliki dua format berbeda. Ini bisa menjadi waktu absolut dalam format <code>hh:mm<\/code> dan waktu relatif dalam format <code>+m<\/code> di mana <code>m<\/code> adalah jumlah menit dari sejak perintah shutdown dijalankan.<\/p>\n<p>Contoh berikut akan menjadwalkan shutdown sistem pada pukul 10 pagi.<\/p>\n<pre>sudo shutdown 10:00<\/pre>\n<p>Contoh berikut akan menjadwalkan pematian sistem dalam 10 menit dari sekarang:<\/p>\n<pre>sudo shutdown +10<\/pre>\n<h2>Cara Shutdown Sistem dengan Cepat (segera)<\/h2>\n<p>Untuk mematikan sistem Anda dengan segera, Anda dapat menggunakan <code>+0<\/code> atau menggunakan aliasnya <code>now<\/code>:<\/p>\n<pre>sudo shutdown now<\/pre>\n<h2>Cara Broadcast pesan khusus Sebelum Shutdown di Linux<\/h2>\n<p>Untuk memberi pengumuman pesan khusus bersama dengan notifikasi shutdown standar ketik pesan Anda setelah argumen waktu.<\/p>\n<p>Contoh berikut, akan mematikan sistem dalam 30 menit dari sekarang dan memberi tahu pengguna bahwa ada upgrade hardware yang akan dilakukan:<\/p>\n<pre>sudo shutdown +30 \"Upgrade Hardware Server dan Jaringan\"<\/pre>\n<p>Penting untuk menyebutkan bahwa saat menentukan pesan khusus, Anda juga harus menentukan\u00a0waktu argumen.<\/p>\n<h2>Cara Reboot sistem dari Baris Perintah<\/h2>\n<p>Untuk me-reboot sistem (tidak mematikan mesin), gunakan argumen -r:<\/p>\n<pre>sudo shutdown -r<\/pre>\n<p>Anda juga dapat menentukan argumen waktu dan pesan khusus:<\/p>\n<pre>shutdown -r +5 \"Reboot sistem untuk Update Kernel\"<\/pre>\n<p>Perintah di atas akan mem-boot ulang sistem setelah 5 menit dan mem-broadcast pesan \u201cReboot sistem untuk Update Kernel\u201d<\/p>\n<h2>Cara Membatalkan shutdown yang dijadwalkan<\/h2>\n<p>Jika Anda memiliki jadwal shutdown dan Anda ingin membatalkannya, atau katakanlah ketika menjalankan perintah shutdown dengan hitungan waktu dan ingin membatalkan. Anda dapat menggunakan argumen <code>-c<\/code>:<\/p>\n<pre>sudo shutdown -c<\/pre>\n<p>Saat membatalkan shutdown terjadwal, Anda tidak bisa menentukan argumen waktu, tetapi Anda masih bisa menyiarkan pesan yang akan dikirim ke semua pengguna.<\/p>\n<pre>sudo shutdown -c \"Batal reboot karena ada masalah baru\"<\/pre>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Sekarang Anda sudah memiliki pemahaman yang baik tentang bagaimana menggunakan perintah shutdown Linux. Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang perintah Shutdown, kunjungi halaman manual shutdown dengan mengetik perintah :<\/p>\n<pre>man shutdown<\/pre>\n<p>Perintah shutdown sangat berguna bagi sistem administrator yang bekerja di sebuah sistem multi-user. Dengan memberi tahu kapan waktu shutdown \/ reboot melalui pesan, dapat meminimalisir user lain yang belum menyimpan pekerjaan di sistem.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam tutorial ini, kami akan menunjukkan kepada Anda bagaimana menggunakan perintah shutdown melalui contoh-contoh praktis&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1922,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[70],"tags":[72],"class_list":["post-1921","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-terminal","tag-linux-terminal"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tutorial Penggunaan Perintah Shutdown di Baris Perintah - Linuxid<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-penggunaan-perintah-shutdown-di-baris-perintah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tutorial Penggunaan Perintah Shutdown di Baris Perintah - Linuxid\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam tutorial ini, kami akan menunjukkan kepada Anda bagaimana menggunakan perintah shutdown melalui contoh-contoh praktis&hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-penggunaan-perintah-shutdown-di-baris-perintah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Linuxid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-03-10T01:37:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-28T15:41:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Tutorial-Penggunaan-Perintah-Shutdown-di-Baris-Perintah.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"412\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"xsand\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"xsand\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-penggunaan-perintah-shutdown-di-baris-perintah\/\",\"url\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-penggunaan-perintah-shutdown-di-baris-perintah\/\",\"name\":\"Tutorial Penggunaan Perintah Shutdown di Baris Perintah - Linuxid\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-penggunaan-perintah-shutdown-di-baris-perintah\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-penggunaan-perintah-shutdown-di-baris-perintah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Tutorial-Penggunaan-Perintah-Shutdown-di-Baris-Perintah.jpg\",\"datePublished\":\"2019-03-10T01:37:08+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-28T15:41:14+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-penggunaan-perintah-shutdown-di-baris-perintah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-penggunaan-perintah-shutdown-di-baris-perintah\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-penggunaan-perintah-shutdown-di-baris-perintah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Tutorial-Penggunaan-Perintah-Shutdown-di-Baris-Perintah.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Tutorial-Penggunaan-Perintah-Shutdown-di-Baris-Perintah.jpg\",\"width\":1000,\"height\":412},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-penggunaan-perintah-shutdown-di-baris-perintah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tutorial Penggunaan Perintah Shutdown di Baris Perintah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website\",\"url\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/\",\"name\":\"Linuxid\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79\",\"name\":\"xsand\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"xsand\"},\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/author\/xsand\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tutorial Penggunaan Perintah Shutdown di Baris Perintah - Linuxid","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-penggunaan-perintah-shutdown-di-baris-perintah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tutorial Penggunaan Perintah Shutdown di Baris Perintah - Linuxid","og_description":"Dalam tutorial ini, kami akan menunjukkan kepada Anda bagaimana menggunakan perintah shutdown melalui contoh-contoh praktis&hellip;","og_url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-penggunaan-perintah-shutdown-di-baris-perintah\/","og_site_name":"Linuxid","article_published_time":"2019-03-10T01:37:08+00:00","article_modified_time":"2025-03-28T15:41:14+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":412,"url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Tutorial-Penggunaan-Perintah-Shutdown-di-Baris-Perintah.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"xsand","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"xsand","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-penggunaan-perintah-shutdown-di-baris-perintah\/","url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-penggunaan-perintah-shutdown-di-baris-perintah\/","name":"Tutorial Penggunaan Perintah Shutdown di Baris Perintah - Linuxid","isPartOf":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-penggunaan-perintah-shutdown-di-baris-perintah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-penggunaan-perintah-shutdown-di-baris-perintah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Tutorial-Penggunaan-Perintah-Shutdown-di-Baris-Perintah.jpg","datePublished":"2019-03-10T01:37:08+00:00","dateModified":"2025-03-28T15:41:14+00:00","author":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-penggunaan-perintah-shutdown-di-baris-perintah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-penggunaan-perintah-shutdown-di-baris-perintah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-penggunaan-perintah-shutdown-di-baris-perintah\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Tutorial-Penggunaan-Perintah-Shutdown-di-Baris-Perintah.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Tutorial-Penggunaan-Perintah-Shutdown-di-Baris-Perintah.jpg","width":1000,"height":412},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-penggunaan-perintah-shutdown-di-baris-perintah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/linuxid.net\/post\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tutorial Penggunaan Perintah Shutdown di Baris Perintah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website","url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/","name":"Linuxid","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/linuxid.net\/post\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79","name":"xsand","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g","caption":"xsand"},"url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/author\/xsand\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1921","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1921"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1921\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2517,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1921\/revisions\/2517"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1922"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1921"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1921"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1921"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}