{"id":2022,"date":"2025-04-18T16:08:11","date_gmt":"2025-04-18T09:08:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/?p=2022"},"modified":"2025-04-18T16:08:11","modified_gmt":"2025-04-18T09:08:11","slug":"cara-konfigurasi-login-ssh-tanpa-password","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-konfigurasi-login-ssh-tanpa-password\/","title":{"rendered":"Cara Konfigurasi Login SSH Tanpa Password"},"content":{"rendered":"<p>Secure Shell (SSH) adalah protokol jaringan kriptografi yang digunakan untuk koneksi aman antara klien dan server dan mendukung berbagai mekanisme otentikasi. Dua mekanisme yang paling populer adalah otentikasi berbasis kata sandi dan otentikasi berbasis public key.<\/p>\n<p>Dalam tutorial ini, kami akan menunjukkan kepada Anda cara mengatur otentikasi berbasis kunci SSH serta cara terhubung ke server Linux Anda tanpa memasukkan kata sandi (<em>Passwordless<\/em>).<\/p>\n<h2 id=\"setup-ssh-passwordless-login\" class=\"anchor\" aria-hidden=\"true\">Cara Login SSH Tanpa Password<\/h2>\n<p>Untuk mengatur login SSH tanpa kata sandi di Linux, yang perlu Anda lakukan adalah membuat kunci otentikasi publik dan menambahkannya ke file host\u00a0\u00a0<code>~\/.ssh\/authorized_keys<\/code>.<\/p>\n<p>Langkah-langkah berikut akan menjelaskan proses untuk mengonfigurasi login SSH tanpa kata sandi:<\/p>\n<ol>\n<li>Periksa SSH key pair yang ada. Sebelum membuat key pair SSH yang baru, periksa dulu apakah Anda sudah memiliki key SSH pada mesin klien, karena kita tidak ingin menimpa kunci yang ada. Jalankan <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/perintah-ls-di-linux-terminal-dan-contoh-penggunaan\/\">perintah ls<\/a> berikut untuk melihat apakah kunci SSH yang ada hadir:\n<div class=\"highlight\">\n<pre class=\"chroma console-bash\"><code class=\"language-console-bash\" data-lang=\"console-bash\"><span class=\"line\">ls -al ~\/.ssh\/id_*.pub<\/span><\/code><\/pre>\n<\/div>\n<p>Jika ada kunci yang ada, kita bisa menggunakannya dan melewati langkah berikutnya, atau membuat cadangan kunci lama dan menghasilkan kunci yang baru.<\/p>\n<p>Jika melihat output <code>No such file or directory<\/code> atau <code>no matches found<\/code>\u00a0, berarti Anda tidak memiliki kunci SSH dan dapat melanjutkan dengan langkah berikutnya dan menghasilkan yang baru.<\/li>\n<li>\u00a0Hasilkan SSH key pair yang baru. Perintah berikut akan menghasilkan SSH key pair 4096 bit baru dengan alamat email Anda sebagai comment:\n<div class=\"highlight\">\n<pre class=\"chroma console-bash\"><code class=\"language-console-bash\" data-lang=\"console-bash\"><span class=\"line\">ssh-keygen -t rsa -b 4096 -C \"your_email@domain.com\"<\/span><\/code><\/pre>\n<\/div>\n<p>Tekan <code>Enter<\/code>\u00a0untuk menerima lokasi file default dan nama file:<\/p>\n<div class=\"highlight\">\n<pre class=\"chroma\"><code class=\"language-output\" data-lang=\"output\">Enter file in which to save the key (\/home\/yourusername\/.ssh\/id_rsa):<\/code><\/pre>\n<\/div>\n<p>Selanjutnya, <code>ssh-keygen<\/code> akan meminta Anda untuk mengetikkan frasa sandi yang aman. Jika Anda memilih untuk menggunakan kata sandi, Anda akan mendapatkan lapisan keamanan tambahan. Dalam kebanyakan kasus, pengembang dan administrator sistem menggunakan SSH tanpa frasa sandi karena mereka menginginkan untuk proses yang sepenuhnya otomatis. Jika Anda tidak ingin menggunakan frasa sandi cukup tekan <code>Enter<\/code><\/p>\n<div class=\"highlight\">\n<pre class=\"chroma\"><code class=\"language-output\" data-lang=\"output\">Enter passphrase (empty for no passphrase):<\/code><\/pre>\n<\/div>\n<p>Seluruh interaksi terlihat seperti ini:<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/assets\/media\/generate-a-new-ssh-key-pair.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" td-modal-image alignnone wp-image-25769 size-full\" src=\"https:\/\/www.linuxid.net\/assets\/media\/generate-a-new-ssh-key-pair.jpg\" alt=\"Buat SSH key pair yang baru\" width=\"715\" height=\"445\" \/><\/a><br \/>\nUntuk memastikan bahwa kunci SSH dibuat,\u00a0 gunakan perintah berikut :<\/p>\n<div class=\"highlight\">\n<pre class=\"chroma console-bash\"><code class=\"language-console-bash\" data-lang=\"console-bash\"><span class=\"line\">ls ~\/.ssh\/id_*<\/span><\/code><\/pre>\n<\/div>\n<div class=\"highlight\">\n<pre class=\"chroma\"><code class=\"language-output\" data-lang=\"output\">\/home\/yourusername\/.ssh\/id_rsa \/home\/yourusername\/.ssh\/id_rsa.pub<\/code><\/pre>\n<\/div>\n<\/li>\n<li>Salin public key, Sekarang Anda telah membuat key pair SSH, agar dapat masuk ke server tanpa kata sandi, Anda perlu menyalin public key ke server yang ingin di kelola. Cara termudah untuk menyalin public key ke server dengan menggunakan perintah yang disebut <code>ssh-copy-id<\/code>. Pada terminal mesin lokal, ketik perintah :\n<div class=\"highlight\">\n<pre class=\"chroma console-bash\"><code class=\"language-console-bash\" data-lang=\"console-bash\"><span class=\"line\">ssh-copy-id remote_username@server_ip_address<\/span><\/code><\/pre>\n<p>Anda akan diminta memasukkan kata sandi <code>remote_username<\/code>:<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"highlight\">\n<pre class=\"chroma\"><code class=\"language-output\" data-lang=\"output\">remote_username@server_ip_address's password:<\/code><\/pre>\n<\/div>\n<p>Setelah user diautentikasi, kunci publik akan ditambahkan ke file <code>authorized_keys<\/code>\u00a0user jarak jauh dan koneksi akan ditutup.<\/p>\n<p>Jika karena alasan tertentu utilitas <code>ssh-copy-id<\/code> tidak tersedia di komputer lokal, Anda dapat menggunakan perintah berikut untuk menyalin kunci publik:<\/p>\n<div class=\"highlight\">\n<pre class=\"chroma console-bash\"><code class=\"language-console-bash\" data-lang=\"console-bash\"><span class=\"line\">cat ~\/.ssh\/id_rsa.pub | ssh remote_username@server_ip_address \"mkdir -p ~\/.ssh &amp;&amp; chmod 700 ~\/.ssh &amp;&amp; cat &gt;&gt; ~\/.ssh\/authorized_keys &amp;&amp; chmod 600 ~\/.ssh\/authorized_keys\"<\/span><\/code><\/pre>\n<p><span class=\"code-copy button main small\" style=\"box-sizing: inherit; border: 0px solid #e2e8f0; min-width: 0px; cursor: pointer; opacity: 0; pointer-events: none; position: absolute; right: 0.5rem; top: 0.5rem; transition: opacity 0.5s ease 0s; font-size: 0.75rem; padding: 0.25rem 0.5rem; background-color: #cbd5e0; border-radius: 0.25rem; letter-spacing: 0.05em;\" data-clipboard-text=\"cat ~\/.ssh\/id_rsa.pub | ssh remote_username@server_ip_address &quot;mkdir -p ~\/.ssh &amp;&amp; chmod 700 ~\/.ssh &amp;&amp; cat &gt;&gt; ~\/.ssh\/authorized_keys &amp;&amp; chmod 600 ~\/.ssh\/authorized_keys&quot;\">Copy<\/span><\/p>\n<\/div>\n<\/li>\n<li>Login ke server menggunakan SSH keys. Setelah menyelesaikan langkah-langkah di atas, Anda seharusnya sudah dapat masuk ke server jarak jauh tanpa dimintai kata sandi. Untuk mengujinya, cobalah mencoba masuk ke server melalui SSH:\n<div class=\"highlight\">\n<pre class=\"chroma console-bash\"><code class=\"language-console-bash\" data-lang=\"console-bash\"><span class=\"line\">ssh remote_username@server_ip_address<\/span><\/code><\/pre>\n<\/div>\n<p>Jika semuanya berjalan dengan baik, Anda akan segera masuk.<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Nonaktifkan Otentikasi Kata Sandi SSH<\/h2>\n<p>Untuk menambahkan lapisan keamanan tambahan ke server, Anda dapat menonaktifkan otentikasi kata sandi untuk SSH.<\/p>\n<p>Sebelum menonaktifkan otentikasi SSH dengan kata sandi, pastikan Anda dapat masuk ke server tanpa password dan memiliki hak sudo.<\/p>\n<p>Tutorial berikut menjelaskan cara mengkonfigurasi akses sudo:<\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-membuat-user-sudo-di-ubuntu-linux\/\">Cara Membuat User sudo Ubuntu<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-membuat-user-sudo-di-centos\/\">Cara Membuat User sudo CentOS<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-membuat-user-sudo-di-debian-linux\/\">Cara Membuat User sudo Debian<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<ol>\n<li>Masuk ke remote server dengan kunci SSH, baik sebagai pengguna dengan hak akses sudo atau root:\n<div class=\"highlight\">\n<pre class=\"chroma console-bash\"><code class=\"language-console-bash\" data-lang=\"console-bash\"><span class=\"line\">ssh sudo_user@server_ip_address<\/span><\/code><\/pre>\n<\/div>\n<\/li>\n<li>Buka file konfigurasi SSH <code>\/etc\/ssh\/sshd_config<\/code>, cari directive berikut dan modifikasi sebagai berikut:\n<div class=\"highlight\">\n<pre class=\"chroma\"><code class=\"language-ini\" data-lang=\"ini\"><span class=\"na\">PasswordAuthentication no<\/span>\r\n<span class=\"na\">ChallengeResponseAuthentication no<\/span>\r\n<span class=\"na\">UsePAM no<\/span><\/code><\/pre>\n<p>Setelah selesai simpan file dan restart layanan SSH.<\/p>\n<p>Di server Ubuntu atau Debian, jalankan perintah berikut:<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"highlight\">\n<pre class=\"chroma console-bash\"><code class=\"language-console-bash\" data-lang=\"console-bash\"><span class=\"line\">sudo systemctl restart ssh<\/span><\/code><\/pre>\n<p>Pada server CentOS atau Fedora, jalankan perintah berikut::<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"highlight\">\n<pre class=\"chroma console-bash\"><code class=\"language-console-bash\" data-lang=\"console-bash\"><span class=\"line\">sudo systemctl restart sshd<\/span><\/code><\/pre>\n<\/div>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Dalam tutorial ini Anda telah belajar cara mengatur otentikasi berbasis SSH key, memungkinkan untuk masuk ke remote server tanpa memberikan kata sandi. Anda dapat menambahkan kunci yang sama ke beberapa remote server.<\/p>\n<p>Kami juga telah menunjukkan kepada Anda cara menonaktifkan otentikasi kata sandi SSH dan menambahkan lapisan keamanan tambahan ke server Anda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Secure Shell (SSH) adalah protokol jaringan kriptografi yang digunakan untuk koneksi aman antara klien dan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2023,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[70],"tags":[72],"class_list":["post-2022","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-terminal","tag-linux-terminal"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Konfigurasi Login SSH Tanpa Password - Linuxid<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-konfigurasi-login-ssh-tanpa-password\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Konfigurasi Login SSH Tanpa Password - Linuxid\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Secure Shell (SSH) adalah protokol jaringan kriptografi yang digunakan untuk koneksi aman antara klien dan&hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-konfigurasi-login-ssh-tanpa-password\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Linuxid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-18T09:08:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Cara-Konfigurasi-Login-SSH-Tanpa-Password.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"xsand\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"xsand\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-konfigurasi-login-ssh-tanpa-password\/\",\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-konfigurasi-login-ssh-tanpa-password\/\",\"name\":\"Cara Konfigurasi Login SSH Tanpa Password - Linuxid\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-konfigurasi-login-ssh-tanpa-password\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-konfigurasi-login-ssh-tanpa-password\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Cara-Konfigurasi-Login-SSH-Tanpa-Password.png\",\"datePublished\":\"2025-04-18T09:08:11+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-konfigurasi-login-ssh-tanpa-password\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-konfigurasi-login-ssh-tanpa-password\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-konfigurasi-login-ssh-tanpa-password\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Cara-Konfigurasi-Login-SSH-Tanpa-Password.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Cara-Konfigurasi-Login-SSH-Tanpa-Password.png\",\"width\":900,\"height\":560},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-konfigurasi-login-ssh-tanpa-password\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Konfigurasi Login SSH Tanpa Password\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website\",\"url\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/\",\"name\":\"Linuxid\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79\",\"name\":\"xsand\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"xsand\"},\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/author\/xsand\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Konfigurasi Login SSH Tanpa Password - Linuxid","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-konfigurasi-login-ssh-tanpa-password\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Konfigurasi Login SSH Tanpa Password - Linuxid","og_description":"Secure Shell (SSH) adalah protokol jaringan kriptografi yang digunakan untuk koneksi aman antara klien dan&hellip;","og_url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-konfigurasi-login-ssh-tanpa-password\/","og_site_name":"Linuxid","article_published_time":"2025-04-18T09:08:11+00:00","og_image":[{"width":900,"height":560,"url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Cara-Konfigurasi-Login-SSH-Tanpa-Password.png","type":"image\/png"}],"author":"xsand","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"xsand","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-konfigurasi-login-ssh-tanpa-password\/","url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-konfigurasi-login-ssh-tanpa-password\/","name":"Cara Konfigurasi Login SSH Tanpa Password - Linuxid","isPartOf":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-konfigurasi-login-ssh-tanpa-password\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-konfigurasi-login-ssh-tanpa-password\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Cara-Konfigurasi-Login-SSH-Tanpa-Password.png","datePublished":"2025-04-18T09:08:11+00:00","author":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-konfigurasi-login-ssh-tanpa-password\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-konfigurasi-login-ssh-tanpa-password\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-konfigurasi-login-ssh-tanpa-password\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Cara-Konfigurasi-Login-SSH-Tanpa-Password.png","contentUrl":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Cara-Konfigurasi-Login-SSH-Tanpa-Password.png","width":900,"height":560},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-konfigurasi-login-ssh-tanpa-password\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/linuxid.net\/post\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Konfigurasi Login SSH Tanpa Password"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website","url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/","name":"Linuxid","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/linuxid.net\/post\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79","name":"xsand","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g","caption":"xsand"},"url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/author\/xsand\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2022","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2022"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2022\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3027,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2022\/revisions\/3027"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2023"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2022"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2022"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2022"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}