{"id":2102,"date":"2019-01-10T12:04:12","date_gmt":"2019-01-10T05:04:12","guid":{"rendered":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/?p=2102"},"modified":"2025-03-24T23:41:22","modified_gmt":"2025-03-24T16:41:22","slug":"cara-melihat-penggunaan-hard-disk-dengan-perintah-df","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-melihat-penggunaan-hard-disk-dengan-perintah-df\/","title":{"rendered":"Cara Melihat Penggunaan Hard disk dengan Perintah df"},"content":{"rendered":"<p>Berapa banyak ruang yang tersisa di hard drive saya? Apakah ada cukup ruang disk kosong untuk mengunduh file besar atau menginstal aplikasi baru?. Jika bekerja dengan lingkungan yang memiliki akses GUI, tentu dalam hitungan detik kita bisa langsung melihat penggunaan ruang melalui aplikasi file manager di Linux.<\/p>\n<p>Namun bagaimana jika kita bekerja di suatu sistem yang tidak ada atau minim fitur GUI?. Pada sistem berbasis Linux, Anda dapat menggunakan perintah <code>df<\/code> untuk mendapatkan laporan terperinci tentang penggunaan ruang disk sistem melalui baris perintah.<\/p>\n<h2>Menggunakan Perintah df<\/h2>\n<p>Ketika digunakan tanpa argumen apa pun, perintah df akan menampilkan informasi tentang semua sistem file yang dipasang:<\/p>\n<pre>df<\/pre>\n<pre>Filesystem     1K-blocks      Used Available Use% Mounted on\r\ndev              8172848         0   8172848   0% \/dev\r\nrun              8218640      1696   8216944   1% \/run\r\n\/dev\/nvme0n1p3 222284728 183057872  27865672  87% \/\r\ntmpfs            8218640    150256   8068384   2% \/dev\/shm\r\ntmpfs            8218640         0   8218640   0% \/sys\/fs\/cgroup\r\ntmpfs            8218640        24   8218616   1% \/tmp\r\n\/dev\/nvme0n1p1    523248    107912    415336  21% \/boot\r\n\/dev\/sda1      480588496 172832632 283320260  38% \/data\r\ntmpfs            1643728        40   1643688   1% \/run\/user\/1000<\/pre>\n<p>Setiap baris termasuk informasi tentang nama sistem file (<strong>Filesystem<\/strong>), ukuran dalam kilobyte (<strong>1K-blocks<\/strong>), ruang yang digunakan (<strong>Used<\/strong>), ruang yang tersedia (<strong>Available<\/strong>), persentase ruang yang digunakan (<strong>Use%<\/strong>), dan direktori di mana sistem file sudah terpasang (<strong>Mounted on<\/strong>).<\/p>\n<p>Untuk menampilkan informasi hanya untuk sistem file tertentu, gunakan nama file sistem atau mount point ke perintah <code>df<\/code>. Sebagai contoh untuk menunjukkan ruang yang tersedia pada file sistem yang terpasang pada direktori root sistem <code>\/<\/code>\u00a0, Anda dapat menggunakan perintah\u00a0<code>df \/dev\/nvme0n1p3 <\/code>atau <code>df \/<\/code>.<\/p>\n<pre>df \/<\/pre>\n<pre>Filesystem     1K-blocks      Used Available Use% Mounted on\r\n\/dev\/nvme0n1p3 222284728 183057872  27865672  87% \/<\/pre>\n<h2>Tampilkan Penggunaan Ruang Disk dalam Format yang Mudah Dibaca<\/h2>\n<p>Secara default, perintah df menunjukkan ruang disk dalam 1 kilobyte blocks dan ukuran ruang disk yang digunakan dan tersedia dalam kilobyte. Untuk melihat informasi format yang mudah untuk dibaca oleh manusia (megabytes dan gigabytes), berikan opsi -h:<\/p>\n<pre>df -h<\/pre>\n<pre>Filesystem     1K-blocks      Used Available Use% Mounted on\r\nFilesystem      Size  Used Avail Use% Mounted on\r\ndev             7.8G     0  7.8G   0% \/dev\r\nrun             7.9G  1.8M  7.9G   1% \/run\r\n\/dev\/nvme0n1p3  212G  176G   27G  88% \/\r\ntmpfs           7.9G  145M  7.7G   2% \/dev\/shm\r\ntmpfs           7.9G     0  7.9G   0% \/sys\/fs\/cgroup\r\ntmpfs           7.9G   24K  7.9G   1% \/tmp\r\n\/dev\/nvme0n1p1  511M  106M  406M  21% \/boot\r\n\/dev\/sda1       459G  165G  271G  38% \/data\r\ntmpfs           1.6G   16K  1.6G   1% \/run\/user\/1000<\/pre>\n<h2>Jenis File System<\/h2>\n<p>Untuk menampilkan jenis sistem file, gunakan perintah <code>df<\/code> dan menggunakan opsi <code>-t<\/code>:<\/p>\n<pre>df -t<\/pre>\n<pre>Filesystem     Type     1K-blocks      Used Available Use% Mounted on\r\ndev            devtmpfs   8172848         0   8172848   0% \/dev\r\nrun            tmpfs      8218640      1744   8216896   1% \/run\r\n\/dev\/nvme0n1p3 ext4     222284728 183666100  27257444  88% \/\r\ntmpfs          tmpfs      8218640    383076   7835564   5% \/dev\/shm\r\ntmpfs          tmpfs      8218640         0   8218640   0% \/sys\/fs\/cgroup\r\ntmpfs          tmpfs      8218640        24   8218616   1% \/tmp\r\n\/dev\/nvme0n1p1 vfat        523248    107912    415336  21% \/boot\r\n\/dev\/sda1      ext4     480588496 172832632 283320260  38% \/data\r\ntmpfs          tmpfs      1643728        40   1643688   1% \/run\/user\/1000<\/pre>\n<p>Jika Anda ingin membatasi daftar ke sistem file jenis tertentu, gunakan opsi <code>-t<\/code> diikuti oleh jenis dari file system tersebut. Misalnya untuk melihat daftar semua partisi ext4 yang akan Anda jalankan, gunakan perintah berikut :<\/p>\n<pre>df -t ext4<\/pre>\n<pre>Filesystem     1K-blocks      Used Available Use% Mounted on\r\n\/dev\/nvme0n1p3 222284728 183666112  27257432  88% \/\r\n\/dev\/sda1      480588496 172832632 283320260  38% \/data<\/pre>\n<p>Mirip dengan di atas, opsi <code>-x<\/code> memungkinkan Anda membatasi output ke sistem file yang bukan tipe tertentu,<\/p>\n<h2>Tampilkan Penggunaan Inode<\/h2>\n<p>Ketika perintah <code>df<\/code> digunakan dengan opsi <code>-i<\/code>, perintah df akan menampilkan informasi tentang penggunaan file system inode . Misalnya untuk menampilkan informasi tentang inode pada sistem file yang dipasang ke direktori root sistem \/ dalam format yang mudah dibaca manusia, Anda dapat menggunakan perintah :<\/p>\n<pre>df -ih \/<\/pre>\n<pre>Filesystem     Inodes IUsed IFree IUse% Mounted on\r\n\/dev\/nvme0n1p3    14M  1.9M   12M   14% \/<\/pre>\n<p>Inode adalah struktur data dalam file sistem Unix dan Linux, yang berisi informasi tentang file atau direktori seperti ukuran, pemilik, perangkat node, soket, pipe, dll.<\/p>\n<h2>Format output<\/h2>\n<p>Perintah <code>df<\/code> juga memungkinkan Anda untuk menentukan format output.<\/p>\n<p>Untuk membatasi bidang yang dilaporkan ditampilkan dalam output df gunakan opsi <code>--output [=FIELD_LIST]<\/code>.<code>FIELD_LIST<\/code> adalah daftar kolom yang dipisahkan koma untuk dimasukkan dalam output.<\/p>\n<p>Setiap field hanya dapat digunakan sekali. Nama field yang valid adalah:<\/p>\n<ul>\n<li><code>source<\/code>\u00a0&#8211; File system sumber.<\/li>\n<li><code>fstype<\/code>\u00a0&#8211; Tipe File system.<\/li>\n<li><code>itotal<\/code>\u00a0&#8211; Jumlah total inodes.<\/li>\n<li><code>iused<\/code>\u00a0&#8211; Jumlah inodes yang digunakan.<\/li>\n<li><code>iavail<\/code>\u00a0&#8211; Jumlah inode yang tersedia.<\/li>\n<li><code>ipcent<\/code>\u00a0&#8211; Persentase inode yang digunakan.<\/li>\n<li><code>size<\/code>\u00a0&#8211; Total ruang disk.<\/li>\n<li><code>used<\/code>\u00a0&#8211; Ruang disk yang digunakan.<\/li>\n<li><code>avail<\/code>\u00a0&#8211; Ruang disk yang tersedia.<\/li>\n<li><code>pcent<\/code>\u00a0&#8211; Persentase ruang yang digunakan.<\/li>\n<li><code>file<\/code>\u00a0&#8211; Nama file jika ditentukan pada baris perintah.<\/li>\n<li><code>target<\/code>\u00a0&#8211; mount point.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Misalnya untuk menampilkan output dari semua partisi ext4 dalam format yang mudah dibaca, hanya menampilkan nama dan ukuran file sistem dan persentase ruang yang digunakan yang akan Anda gunakan:<\/p>\n<pre>df -h -t ext4 --output=source,size,pcent<\/pre>\n<pre>Filesystem      Size Use%\r\n\/dev\/nvme0n1p3  212G  88%\r\n\/dev\/sda1       459G  38%<\/pre>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Sekarang Anda harus memiliki pemahaman yang baik tentang bagaimana menggunakan perintah <code>df<\/code>. Anda selalu dapat melihat semua opsi perintah <code>df<\/code> yang tersedia dengan mengetikkan man <code>df<\/code> di terminal.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berapa banyak ruang yang tersisa di hard drive saya? Apakah ada cukup ruang disk kosong&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2103,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[70],"tags":[72],"class_list":["post-2102","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-terminal","tag-linux-terminal"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Melihat Penggunaan Hard disk dengan Perintah df - Linuxid<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-melihat-penggunaan-hard-disk-dengan-perintah-df\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Melihat Penggunaan Hard disk dengan Perintah df - Linuxid\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berapa banyak ruang yang tersisa di hard drive saya? Apakah ada cukup ruang disk kosong&hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-melihat-penggunaan-hard-disk-dengan-perintah-df\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Linuxid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-01-10T05:04:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-24T16:41:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Melihat-Penggunaan-Hard-disk-dengan-Perintah-df.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"412\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"xsand\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"xsand\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-melihat-penggunaan-hard-disk-dengan-perintah-df\/\",\"url\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-melihat-penggunaan-hard-disk-dengan-perintah-df\/\",\"name\":\"Cara Melihat Penggunaan Hard disk dengan Perintah df - Linuxid\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-melihat-penggunaan-hard-disk-dengan-perintah-df\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-melihat-penggunaan-hard-disk-dengan-perintah-df\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Melihat-Penggunaan-Hard-disk-dengan-Perintah-df.jpg\",\"datePublished\":\"2019-01-10T05:04:12+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-24T16:41:22+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-melihat-penggunaan-hard-disk-dengan-perintah-df\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-melihat-penggunaan-hard-disk-dengan-perintah-df\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-melihat-penggunaan-hard-disk-dengan-perintah-df\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Melihat-Penggunaan-Hard-disk-dengan-Perintah-df.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Melihat-Penggunaan-Hard-disk-dengan-Perintah-df.jpg\",\"width\":1000,\"height\":412},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-melihat-penggunaan-hard-disk-dengan-perintah-df\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Melihat Penggunaan Hard disk dengan Perintah df\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website\",\"url\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/\",\"name\":\"Linuxid\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79\",\"name\":\"xsand\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"xsand\"},\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/author\/xsand\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Melihat Penggunaan Hard disk dengan Perintah df - Linuxid","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-melihat-penggunaan-hard-disk-dengan-perintah-df\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Melihat Penggunaan Hard disk dengan Perintah df - Linuxid","og_description":"Berapa banyak ruang yang tersisa di hard drive saya? Apakah ada cukup ruang disk kosong&hellip;","og_url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-melihat-penggunaan-hard-disk-dengan-perintah-df\/","og_site_name":"Linuxid","article_published_time":"2019-01-10T05:04:12+00:00","article_modified_time":"2025-03-24T16:41:22+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":412,"url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Melihat-Penggunaan-Hard-disk-dengan-Perintah-df.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"xsand","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"xsand","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-melihat-penggunaan-hard-disk-dengan-perintah-df\/","url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-melihat-penggunaan-hard-disk-dengan-perintah-df\/","name":"Cara Melihat Penggunaan Hard disk dengan Perintah df - Linuxid","isPartOf":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-melihat-penggunaan-hard-disk-dengan-perintah-df\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-melihat-penggunaan-hard-disk-dengan-perintah-df\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Melihat-Penggunaan-Hard-disk-dengan-Perintah-df.jpg","datePublished":"2019-01-10T05:04:12+00:00","dateModified":"2025-03-24T16:41:22+00:00","author":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-melihat-penggunaan-hard-disk-dengan-perintah-df\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-melihat-penggunaan-hard-disk-dengan-perintah-df\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-melihat-penggunaan-hard-disk-dengan-perintah-df\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Melihat-Penggunaan-Hard-disk-dengan-Perintah-df.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Melihat-Penggunaan-Hard-disk-dengan-Perintah-df.jpg","width":1000,"height":412},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-melihat-penggunaan-hard-disk-dengan-perintah-df\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/linuxid.net\/post\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Melihat Penggunaan Hard disk dengan Perintah df"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website","url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/","name":"Linuxid","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/linuxid.net\/post\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79","name":"xsand","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g","caption":"xsand"},"url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/author\/xsand\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2102","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2102"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2102\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2393,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2102\/revisions\/2393"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2103"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2102"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2102"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2102"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}