{"id":2111,"date":"2019-01-08T07:18:58","date_gmt":"2019-01-08T00:18:58","guid":{"rendered":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/?p=2111"},"modified":"2025-03-25T05:09:01","modified_gmt":"2025-03-24T22:09:01","slug":"cara-mudah-ubah-nama-file-dan-direktori-di-linux-terminal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-mudah-ubah-nama-file-dan-direktori-di-linux-terminal\/","title":{"rendered":"Cara Mudah Ubah Nama File dan Direktori di Linux Terminal"},"content":{"rendered":"<p>Mengganti nama file dan direktori adalah salah satu tugas paling mendasar yang sering perlu Anda lakukan pada sistem Linux.<\/p>\n<p>Mengganti nama file tunggal itu mudah, tetapi mengganti nama banyak file sekaligus bisa menjadi tantangan, terutama bagi pengguna yang baru mengenal Linux. Anda dapat mengganti nama file menggunakan File manager di sistem yang mendukung GUI. Lalu bagaimana jika Anda bekerja di sistem yang hanya mendukung baris perintah?.<\/p>\n<p>Diharapkan Anda membuka konsol terminal distribusi Linux untuk mengikuti panduan di halaman ini agar Anda lebih memahami cara mengubah nama file atau direktori melalui\u00a0Linux Terminal.<\/p>\n<p>Kami juga sarankan Anda untuk menguji setiap tutorial atau panduan apapun yang ada di Internet di virtual machine (vmware atau virtualbox) sebelum menerapkan ke server produksi, agar tidak mengacaukan sistem yang aktif berjalan ketika ada kesalahan.<\/p>\n<p>Anda bisa melihat cara installasi VMware di\u00a0<a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/24841\/tutorial-install-vmware-workstation-player-di-ubuntu-18-04\/\">Ubuntu<\/a> dan\u00a0<a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/25781\/cara-install-vmware-workstation-player-di-centos-7\/\">CentOS<\/a>, dan VirtualBox di\u00a0<a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/24836\/tutorial-cara-install-virtualbox-di-ubuntu-18-04\/\">Ubuntu<\/a>,\u00a0<a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/24454\/cara-install-oracle-virtualbox-6-0-di-fedora-linux\/\">Fedora,<\/a>\u00a0dan\u00a0<a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/25783\/cara-install-oracle-virtualbox-di-centos-7\/\">CentOS<\/a><\/p>\n<p>Dalam tutorial ini, kami akan menunjukkan kepada Anda cara menggunakan\u00a0perintah\u00a0<code>mv<\/code> dan\u00a0perintah\u00a0<code>rename<\/code>\u00a0untuk mengganti nama file dan direktori.<\/p>\n<h2>Mengganti nama file dengan Perintah mv<\/h2>\n<p><a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/25473\/tutorial-perintah-mv-dan-penggunaan-di-linux-terminal\/\">Perintah mv<\/a> ( singkatan dari <strong>m<\/strong>o<strong>v<\/strong>e) digunakan untuk mengubah nama atau memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi lain.<\/p>\n<p>Sintaks untuk perintah mv adalah sebagai berikut:<\/p>\n<pre>mv [OPTIONS] <span class=\"nb\">sumber tujuan<\/span><\/pre>\n<p><code>sumber<\/code> dapat berupa satu atau lebih file atau direktori dan <code>tujuan<\/code> dapat berupa satu file atau direktori.<\/p>\n<ul>\n<li>Jika Anda menentukan beberapa file sebagai <code>sumber<\/code>, tujuan harus berupa direktori. Dalam hal ini, file <code>sumber<\/code> dipindahkan ke direktori target.<\/li>\n<li>Jika Anda menentukan satu file sebagai <code>sumber<\/code>, dan target <code>tujuan<\/code> adalah direktori yang ada maka file tersebut akan dipindahkan ke direktori yang ditentukan.<\/li>\n<li>Untuk mengganti nama file, Anda perlu menentukan satu file sebagai sumber, dan satu file sebagai target <code>tujuan<\/code>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Misalnya, untuk mengubah nama file dari\u00a0<code>file1.txt<\/code> menjadi <code>file2.txt<\/code> Anda dapat menjalankan perintah berikut:<\/p>\n<pre>mv file1.txt file2.txt<\/pre>\n<h2>Cara Mengganti nama beberapa file dengan Perintah mv<\/h2>\n<p>Perintah <code>mv<\/code> hanya dapat mengganti nama satu file pada satu waktu, tetapi dapat digunakan bersama dengan perintah lain, seperti <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/25319\/tutorial-perintah-find-untuk-mencari-file-di-linux-terminal\">perintah find<\/a> atau dalam skrip bash for atau while loop untuk mengganti nama beberapa file.<\/p>\n<p>Contoh berikut menunjukkan cara menggunakan Bash for loop untuk mengubah nama semua file <code>.txt<\/code> di <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/25402\/mengenal-current-working-directory-di-linux-terminal\/\">direktori kerja saat ini<\/a> dengan mengubah ekstensi <code>.txt<\/code> menjadi <code>.php<\/code>.<\/p>\n<pre>for f in *.txt; do \r\n    mv -- \"$f\" \"${f%.txt}.php\"\r\ndone<\/pre>\n<p>Mari kita menganalisis kode baris demi baris:<\/p>\n<ul>\n<li>Baris pertama membuat <code>loop<\/code> untuk statement\u00a0<code>for<\/code>\u00a0, untuk mencari semua daftar file yang berakhiran\u00a0 dengan <strong>.txt<\/strong>.<\/li>\n<li>Baris kedua berlaku untuk setiap item di dalam daftar dan memindahkan file ke yang format baru menggantikan .txt dengan .php. Bagian <code>${file%.txt}<\/code> menggunakan <a href=\"https:\/\/www.gnu.org\/software\/bash\/manual\/html_node\/Shell-Parameter-Expansion.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ekspansi parameter shell<\/a> untuk menghapus bagian <code>.txt<\/code> dari nama file.<\/li>\n<li>done, berarti mengindikasikan akhir dari segmen loop.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kita juga dapat menggunakan perintah <code>mv<\/code> dalam kombinasi dengan <code>find<\/code> untuk mencapai hasil yang sama seperti di atas.<\/p>\n<pre>find . -depth -name \"*.txt\" -exec sh -c 'f=\"{}\"; mv -- \"$f\" \"${f%.txt}.php\"' \\;<\/pre>\n<p>Perintah find melewati semua file yang diakhiri dengan <code>.txt<\/code> di direktori saat ini ke perintah <code>mv<\/code> satu per satu menggunakan switch <code>-exec<\/code>. String <code>{}<\/code> adalah nama file yang akan diproses.<\/p>\n<p>Seperti yang Anda lihat dari contoh di atas, mengganti nama beberapa file menggunakan perintah <code>mv<\/code> bukanlah tugas yang mudah karena membutuhkan pengetahuan yang baik tentang skrip Bash.<\/p>\n<h2>Mengganti nama file dengan perintah rename<\/h2>\n<p>Perintah <code>rename<\/code> digunakan untuk mengganti nama banyak file. Perintah ini lebih maju dibanding perintah <code>mv<\/code>\u00a0, karena memerlukan pengetahuan dasar tentang ekspresi reguler.<\/p>\n<p>Ada dua versi perintah <code>rename<\/code> dengan sintaks yang berbeda. Dalam tutorial ini, kita akan menggunakan versi <code>perl<\/code> dari perintah <code>rename<\/code>. Jika Anda belum menginstal <code>rename<\/code>\u00a0di sistem Anda, Anda dapat menginstalnya dengan mudah menggunakan manajer paket distribusi Anda.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Install rename di Ubuntu dan Debian<\/strong>\n<pre>sudo apt install rename<\/pre>\n<\/li>\n<li><strong>Install rename di CentOS dan Fedora<\/strong>\n<pre>sudo yum install prename<\/pre>\n<\/li>\n<li><strong>Install rename di Arch Linux<\/strong>\n<pre>yay perl-rename ## atau yaourt -S perl-rename<\/pre>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sintaks perintah\u00a0<code>rename<\/code>\u00a0sebagai berikut :<\/p>\n<pre>rename [OPTIONS] perlexpr files<\/pre>\n<p>Perintah rename akan mengganti nama semua <code>files<\/code> sesuai dengan ekspresi reguler <code>perlexpr<\/code> yang ditentukan. Anda dapat membaca lebih lanjut tentang ekspresi reguler\u00a0perl\u00a0<a href=\"https:\/\/perldoc.perl.org\/perlre.html#Regular-Expressions\">di sini<\/a>.<\/p>\n<p>Misalnya, perintah berikut akan mengubah semua file dengan ekstensi <code>.txt<\/code>\u00a0ke <code>.py<\/code>:<\/p>\n<pre>rename 's\/.txt\/.py\/' *.txt<\/pre>\n<p>Anda bisa menggunakan argumen <code>-n<\/code>\u00a0untuk mencetak nama file yang akan diganti namanya, tanpa mengubah nama mereka.<\/p>\n<pre>rename -n 's\/.txt\/.py\/' *.html<\/pre>\n<p>Output dari perintah di atas :<\/p>\n<pre>rename(file-10.txt, file-10.py)\r\nrename(file-11.txt, file-11.py)\r\nrename(file-12.txt, file-12.py)\r\nrename(file-13.txt, file-13.py)\r\nrename(file-14.txt, file-14.py)<\/pre>\n<p>Secara default, perintah rename tidak akan menimpa file yang ada. Gunakan argumen <code>-f<\/code> untuk memungkinkan file yang ada agar di timpa.<\/p>\n<pre>rename -f 's\/.txt\/.py\/' *.html<\/pre>\n<p>Di bawah ini adalah beberapa contoh umum tentang cara menggunakan perintah <code>rename<\/code> :<\/p>\n<ul>\n<li><strong>ubah spasi di nama file menjadi underscores (<\/strong>misal ini_adalah_nama_file<strong>)<\/strong>\n<pre>rename 'y\/ \/_\/' *<\/pre>\n<\/li>\n<li><strong>Ubah nama file menjadi lowercase\u00a0(huruf kecil semua)<\/strong>\n<pre>rename 'y\/A-Z\/a-z\/' *<\/pre>\n<\/li>\n<li><strong>Ubah nama file menjadi uppercase (huruf besar semua)<\/strong>\n<pre>rename 'y\/a-z\/A-Z\/' *<\/pre>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Sekarang Anda sudah memiliki pemahaman yang baik tentang bagaimana menggunakan perintah <code>mv<\/code> dan perintah rename untuk mengganti nama file. Tentu saja ada perintah lain untuk mengganti nama file di Linux seperti <code>mmv<\/code>. Pengguna Linux baru yang terintimidasi oleh baris perintah dapat menggunakan alat mengubah nama batch GUI seperti <a href=\"http:\/\/file-folder-ren.sourceforge.net\/index.php?page=Main\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">M\u00e9tamorphose<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengganti nama file dan direktori adalah salah satu tugas paling mendasar yang sering perlu Anda&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2112,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[70],"tags":[72],"class_list":["post-2111","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-terminal","tag-linux-terminal"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Mudah Ubah Nama File dan Direktori di Linux Terminal - Linuxid<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-mudah-ubah-nama-file-dan-direktori-di-linux-terminal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Mudah Ubah Nama File dan Direktori di Linux Terminal - Linuxid\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mengganti nama file dan direktori adalah salah satu tugas paling mendasar yang sering perlu Anda&hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-mudah-ubah-nama-file-dan-direktori-di-linux-terminal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Linuxid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-01-08T00:18:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-24T22:09:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Tutorial-Perintah-rename-di-Linux.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"530\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"xsand\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"xsand\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-mudah-ubah-nama-file-dan-direktori-di-linux-terminal\/\",\"url\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-mudah-ubah-nama-file-dan-direktori-di-linux-terminal\/\",\"name\":\"Cara Mudah Ubah Nama File dan Direktori di Linux Terminal - Linuxid\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-mudah-ubah-nama-file-dan-direktori-di-linux-terminal\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-mudah-ubah-nama-file-dan-direktori-di-linux-terminal\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Tutorial-Perintah-rename-di-Linux.jpg\",\"datePublished\":\"2019-01-08T00:18:58+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-24T22:09:01+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-mudah-ubah-nama-file-dan-direktori-di-linux-terminal\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-mudah-ubah-nama-file-dan-direktori-di-linux-terminal\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-mudah-ubah-nama-file-dan-direktori-di-linux-terminal\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Tutorial-Perintah-rename-di-Linux.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Tutorial-Perintah-rename-di-Linux.jpg\",\"width\":1000,\"height\":530},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-mudah-ubah-nama-file-dan-direktori-di-linux-terminal\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Mudah Ubah Nama File dan Direktori di Linux Terminal\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website\",\"url\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/\",\"name\":\"Linuxid\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79\",\"name\":\"xsand\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"xsand\"},\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/author\/xsand\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Mudah Ubah Nama File dan Direktori di Linux Terminal - Linuxid","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-mudah-ubah-nama-file-dan-direktori-di-linux-terminal\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Mudah Ubah Nama File dan Direktori di Linux Terminal - Linuxid","og_description":"Mengganti nama file dan direktori adalah salah satu tugas paling mendasar yang sering perlu Anda&hellip;","og_url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-mudah-ubah-nama-file-dan-direktori-di-linux-terminal\/","og_site_name":"Linuxid","article_published_time":"2019-01-08T00:18:58+00:00","article_modified_time":"2025-03-24T22:09:01+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":530,"url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Tutorial-Perintah-rename-di-Linux.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"xsand","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"xsand","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-mudah-ubah-nama-file-dan-direktori-di-linux-terminal\/","url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-mudah-ubah-nama-file-dan-direktori-di-linux-terminal\/","name":"Cara Mudah Ubah Nama File dan Direktori di Linux Terminal - Linuxid","isPartOf":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-mudah-ubah-nama-file-dan-direktori-di-linux-terminal\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-mudah-ubah-nama-file-dan-direktori-di-linux-terminal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Tutorial-Perintah-rename-di-Linux.jpg","datePublished":"2019-01-08T00:18:58+00:00","dateModified":"2025-03-24T22:09:01+00:00","author":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-mudah-ubah-nama-file-dan-direktori-di-linux-terminal\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-mudah-ubah-nama-file-dan-direktori-di-linux-terminal\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-mudah-ubah-nama-file-dan-direktori-di-linux-terminal\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Tutorial-Perintah-rename-di-Linux.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Tutorial-Perintah-rename-di-Linux.jpg","width":1000,"height":530},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/cara-mudah-ubah-nama-file-dan-direktori-di-linux-terminal\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/linuxid.net\/post\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Mudah Ubah Nama File dan Direktori di Linux Terminal"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website","url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/","name":"Linuxid","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/linuxid.net\/post\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79","name":"xsand","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g","caption":"xsand"},"url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/author\/xsand\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2111","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2111"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2111\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2394,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2111\/revisions\/2394"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2112"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2111"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2111"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2111"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}