{"id":2224,"date":"2018-11-12T20:42:09","date_gmt":"2018-11-12T13:42:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/?p=2224"},"modified":"2025-03-24T23:41:40","modified_gmt":"2025-03-24T16:41:40","slug":"tutorial-menggunakan-perintah-sftp-untuk-transfer-file","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/tutorial-menggunakan-perintah-sftp-untuk-transfer-file\/","title":{"rendered":"Tutorial Menggunakan Perintah SFTP Untuk Transfer File"},"content":{"rendered":"<p>SFTP (SSH File Transfer Protocol) adalah protokol file aman yang digunakan untuk mengakses, mengelola, dan mentransfer file melalui SSH transport terenkripsi.<\/p>\n<p>Jika dibandingkan dengan protokol FTP tradisional, SFTP menawarkan semua fungsionalitas FTP, dan lebih mudah untuk dikonfigurasi.<\/p>\n<p>Berbeda dengan <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/24874\/cara-transfer-file-secara-aman-dengan-perintah-scp\/\"><code>perintah scp<\/code><\/a>, yang hanya memungkinkan transfer file, perintah <code>sftp<\/code> memungkinkan Anda untuk melakukan berbagai operasi pada file jarak jauh dan melanjutkan transfer file.<\/p>\n<p>Dalam tutorial ini, kita akan belajar bagaimana menggunakan perintah <code>sftp<\/code>.<\/p>\n<h2>Sebelum memulai<\/h2>\n<p>Untuk dapat mentransfer dan mengelola file melalui SFTP, Anda harus memiliki izin write (menulis) pada sistem jarak jauh.<\/p>\n<p>Saat mentransfer file besar, disarankan untuk menjalankan perintah sftp di dalam\u00a0sesi\u00a0<a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/24937\/kustomisasi-linux-terminal-menggunakan-linux-screen\">screen<\/a> atau\u00a0<a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/24925\/kustomisasi-linux-terminal-menggunakan-tmux\">tmux<\/a>.<\/p>\n<p>Direktori tempat Anda menjalankan perintah <code>sftp<\/code> adalah local working directory (direktori kerja lokal).<\/p>\n<h2>Membuat koneksi SFTP<\/h2>\n<p>SFTP bekerja pada model client-server. SFTP adalah sub-sistem SSH dan mendukung semua mekanisme otentikasi SSH.<\/p>\n<p>Meskipun otentikasi kata sandi tradisional diatur secara default dan lebih mudah digunakan, jika Anda secara teratur terhubung ke server Anda melalui SSH\/SFTP, disarankan untuk membuat SSH keys dan mengatur login <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/25760\/cara-konfigurasi-login-ssh-tanpa-password\">SFTP tanpa kata sandi.<\/a><\/p>\n<p>Untuk membuka koneksi SFTP ke sistem jarak jauh, gunakan perintah sftp diikuti oleh nama pengguna server jauh dan alamat IP atau nama domain:<\/p>\n<pre>sftp remote_username@server_ip_or_hostname<\/pre>\n<p>Jika menggunakan otentikasi kata sandi, Anda akan diminta memasukkan kata sandi pengguna. Setelah terhubung, server jarak jauh akan menampilkan pesan konfirmasi dan prompt sftp.<\/p>\n<pre>Connected to remote_username@alamat_ip_atau_hostname.\r\nsftp&gt;<\/pre>\n<p>Jika server SSH tidak terdapat pada port default 22, gunakan opsi <code>oPort<\/code> yang menentukan port alternatif:<\/p>\n<pre>sftp -oPort=custom_port remote_username@alamat_ip_atau_hostname<\/pre>\n<h2>Kumpulan Perintah SFTP<\/h2>\n<p>Sebagian besar perintah SFTP mirip atau identik dengan perintah yang akan Anda gunakan di Linux shell prompt.<\/p>\n<p>Anda bisa mendapatkan daftar semua perintah SFTP yang tersedia dengan mengetikkan <code>help<\/code> atau simbol\u00a0<code>?<\/code><\/p>\n<pre>help<\/pre>\n<pre>Available commands:\r\nbye                                Quit sftp\r\ncd path                            Change remote directory to 'path'\r\n...\r\n...\r\nversion                            Show SFTP version\r\n!command                           Execute 'command' in local shell\r\n!                                  Escape to local shell\r\n?                                  Synonym for help<\/pre>\n<h2>Navigasi di SFTP<\/h2>\n<p>Setelah masuk ke server jarak jauh, direktori kerja saat ini adalah direktori home pengguna di mesin jarak jauh. Anda dapat memeriksanya dengan mengetik:<\/p>\n<pre>pwd<\/pre>\n<pre>Remote working directory: \/home\/remote_username<\/pre>\n<p>Untuk membuat daftar file dan direktori, gunakan <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/25104\/perintah-ls-di-linux-terminal-dan-contoh-penggunaan\/\">perintah ls<\/a>:<\/p>\n<pre>ls<\/pre>\n<p>Untuk menavigasi ke direktori lain, gunakan <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/25053\/tutorial-penggunaan-perintah-cd-di-terminal-linux\/\">perintah cd<\/a>. Misalnya, perintah untuk berpindah ke direktori\u00a0<code>\/tmp<\/code>\u00a0:<\/p>\n<pre>cd \/tmp<\/pre>\n<p>Semua perintah di atas digunakan untuk menavigasi dan bekerja di lokasi yang jauh. Prompt Sftp juga menyediakan perintah untuk menavigasi mesin lokal, menampilkan informasi dan memanajemen file.<\/p>\n<p>Misalnya, untuk mencetak direktori kerja lokal, kita dapat mengetik:<\/p>\n<pre>cd lpwd<\/pre>\n<pre>Local working directory: \/home\/local_username<\/pre>\n<h2>Cara Transfer File Menggunakan SFTP<\/h2>\n<p>SFTP memungkinkan Anda mentransfer file dengan aman di antara dua mesin.<\/p>\n<p>Jika komputer memiliki akses GUI, memang lebih mudah untuk menggunakan klien SFTP desktop seperti <a href=\"https:\/\/winscp.net\/eng\/index.php\">WinSCP<\/a> atau <a href=\"https:\/\/filezilla-project.org\/\">FileZilla<\/a> untuk terhubung ke server jarak jauh untuk download atau upload file. Namun, perintah sftp berguna ketika Anda bekerja di mesin yang kedua mesin tersebut tanpa GUI (hanya baris perintah) .<\/p>\n<h3>Cara Download\u00a0File dengan Perintah SFTP<\/h3>\n<p>Setelah masuk ke server jarak jauh, <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/25402\/mengenal-current-working-directory-di-linux-terminal\/\">direktori kerja saat ini<\/a> adalah direktori home user jarak jauh.<\/p>\n<p>Saat mengunduh file dengan perintah <code>sftp<\/code>, file tersebut akan diunduh ke direktori tempat Anda mengetik perintah <code>sftp<\/code>.<\/p>\n<p>Untuk mengunduh satu file dari server jarak jauh, gunakan perintah <code>get<\/code>:<\/p>\n<pre>get namafile.zip<\/pre>\n<p>Outputnya akan terlihat seperti ini:<\/p>\n<pre>Fetching \/home\/remote_username\/namafile.zip to namafile.zip\r\n\/home\/remote_username\/namafile.zip                           100%   24MB   1.8MB\/s   00:13<\/pre>\n<p>Jika ingin menyimpan file yang diunduh dengan nama yang berbeda, sebutkan nama sesudahnya:<\/p>\n<pre>get namafile.zip namafilebaru.zip<\/pre>\n<p>Untuk mengunduh direktori dari sistem jarak jauh, gunakan opsi <code>-r<\/code> rekursif:<\/p>\n<pre>get -r remote_directory<\/pre>\n<p>Jika transfer file gagal, Anda dapat melanjutkannya menggunakan perintah <code>reget<\/code>. Sintaks <code>reget<\/code> sama dengan sintaks <code>get<\/code>:<\/p>\n<pre>reget namafile.zip<\/pre>\n<h3>Cara Upload File dengan Perintah SFTP<\/h3>\n<p>Untuk mengunggah file dari direktori lokal ke server FTP jarak jauh, gunakan perintah <code>put<\/code>:<\/p>\n<pre>put namafile.zip<\/pre>\n<p>Outputnya akan terlihat seperti ini:<\/p>\n<pre>Uploading filename.zip to \/home\/remote_username\/filename.zip\r\nnamafile.zip                         100%   12MB   1.7MB\/s   00:06<\/pre>\n<p>Jika ingin mengunggah file yang tidak ada di direktori kerja saat ini, gunakan jalur absolut ke file tersebut.<\/p>\n<p>Saat menggunakan perintah\u00a0<code>put<\/code>, Anda dapat menggunakan opsi yang sama yang tersedia dengan perintah <code>get<\/code>.<\/p>\n<p>Untuk menyalin direktori lokal, gunakan perintah berikut :<\/p>\n<pre>put -r direktori_lokal<\/pre>\n<p>Untuk melanjutkan kembali upload yang terputus:<\/p>\n<pre>reput filename.zip<\/pre>\n<h2>Manajemen Server dengan SFTP<\/h2>\n<p>SFTP memungkinkan Anda untuk melakukan beberapa perintah manipulasi file dasar. Berikut ini beberapa contoh cara menggunakan shell SFTP:<\/p>\n<ul>\n<li>Menampilkan statistik penggunaan disk sistem jarak jauh:\n<pre>df<\/pre>\n<pre>        Size         Used        Avail       (root)    %Capacity\r\n    20616252      1548776     18002580     19067476           7%<\/pre>\n<\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/25099\/membuat-direktori-di-linux-terminal-menggunakan-mkdir\/\">membuat direktori<\/a> baru di server jarak jauh:\n<pre>mkdir nama_direktori<\/pre>\n<\/li>\n<li>Ganti nama file di server jarak jauh:\n<pre>rename nama_file nama_baru<\/pre>\n<\/li>\n<li>hapus file di server jarak jauh:\n<pre>rm nama_file<\/pre>\n<\/li>\n<li>Hapus direktori di server jarak jauh:\n<pre>rmdir nama_direktori<\/pre>\n<\/li>\n<li>Ubah izin file pada sistem jarak jauh:\n<pre>chmod 644 nama_file<\/pre>\n<\/li>\n<li>Ubah pemilik file di sistem jarak jauh:\n<pre>chown user_id nama_file<\/pre>\n<p>Anda harus memberikan user ID ke perintah <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/25123\/tutorial-perintah-chown-di-terminal-linux-dan-penggunaan\/\"><code>chown<\/code><\/a> dan <code>chgrp<\/code>.<\/li>\n<li>Ubah pemilik grup file jarak jauh dengan:\n<pre>chgrp group_id file_name<\/pre>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Setelah selesai dengan pekerjaan, Anda dapat menutup koneksi cukup dengan mengetik <code>bye<\/code> atau <code>quit<\/code>.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Dalam tutorial ini, Anda belajar cara menggunakan perintah sftp untuk mengunduh dan mengunggah file ke server SFTP jarak jauh.<\/p>\n<p>Jika Anda secara teratur terhubung ke sistem yang sama, Anda dapat menyederhanakan alur kerja dengan mendefinisikan semua koneksi ke dalam file konfigurasi SSH.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SFTP (SSH File Transfer Protocol) adalah protokol file aman yang digunakan untuk mengakses, mengelola, dan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2225,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[70],"tags":[72,280],"class_list":["post-2224","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-terminal","tag-linux-terminal","tag-macos"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tutorial Menggunakan Perintah SFTP Untuk Transfer File - Linuxid<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-menggunakan-perintah-sftp-untuk-transfer-file\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tutorial Menggunakan Perintah SFTP Untuk Transfer File - Linuxid\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"SFTP (SSH File Transfer Protocol) adalah protokol file aman yang digunakan untuk mengakses, mengelola, dan&hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-menggunakan-perintah-sftp-untuk-transfer-file\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Linuxid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-11-12T13:42:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-24T16:41:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Tutorial-Menggunakan-Perintah-SFTP-Untuk-Transfer-File.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"950\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"384\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"xsand\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"xsand\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-menggunakan-perintah-sftp-untuk-transfer-file\/\",\"url\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-menggunakan-perintah-sftp-untuk-transfer-file\/\",\"name\":\"Tutorial Menggunakan Perintah SFTP Untuk Transfer File - Linuxid\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-menggunakan-perintah-sftp-untuk-transfer-file\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-menggunakan-perintah-sftp-untuk-transfer-file\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Tutorial-Menggunakan-Perintah-SFTP-Untuk-Transfer-File.jpg\",\"datePublished\":\"2018-11-12T13:42:09+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-24T16:41:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-menggunakan-perintah-sftp-untuk-transfer-file\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-menggunakan-perintah-sftp-untuk-transfer-file\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-menggunakan-perintah-sftp-untuk-transfer-file\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Tutorial-Menggunakan-Perintah-SFTP-Untuk-Transfer-File.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Tutorial-Menggunakan-Perintah-SFTP-Untuk-Transfer-File.jpg\",\"width\":950,\"height\":384},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-menggunakan-perintah-sftp-untuk-transfer-file\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tutorial Menggunakan Perintah SFTP Untuk Transfer File\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website\",\"url\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/\",\"name\":\"Linuxid\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79\",\"name\":\"xsand\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"xsand\"},\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/author\/xsand\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tutorial Menggunakan Perintah SFTP Untuk Transfer File - Linuxid","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-menggunakan-perintah-sftp-untuk-transfer-file\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tutorial Menggunakan Perintah SFTP Untuk Transfer File - Linuxid","og_description":"SFTP (SSH File Transfer Protocol) adalah protokol file aman yang digunakan untuk mengakses, mengelola, dan&hellip;","og_url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-menggunakan-perintah-sftp-untuk-transfer-file\/","og_site_name":"Linuxid","article_published_time":"2018-11-12T13:42:09+00:00","article_modified_time":"2025-03-24T16:41:40+00:00","og_image":[{"width":950,"height":384,"url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Tutorial-Menggunakan-Perintah-SFTP-Untuk-Transfer-File.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"xsand","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"xsand","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-menggunakan-perintah-sftp-untuk-transfer-file\/","url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-menggunakan-perintah-sftp-untuk-transfer-file\/","name":"Tutorial Menggunakan Perintah SFTP Untuk Transfer File - Linuxid","isPartOf":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-menggunakan-perintah-sftp-untuk-transfer-file\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-menggunakan-perintah-sftp-untuk-transfer-file\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Tutorial-Menggunakan-Perintah-SFTP-Untuk-Transfer-File.jpg","datePublished":"2018-11-12T13:42:09+00:00","dateModified":"2025-03-24T16:41:40+00:00","author":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-menggunakan-perintah-sftp-untuk-transfer-file\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-menggunakan-perintah-sftp-untuk-transfer-file\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-menggunakan-perintah-sftp-untuk-transfer-file\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Tutorial-Menggunakan-Perintah-SFTP-Untuk-Transfer-File.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Tutorial-Menggunakan-Perintah-SFTP-Untuk-Transfer-File.jpg","width":950,"height":384},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/tutorial-menggunakan-perintah-sftp-untuk-transfer-file\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/linuxid.net\/post\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tutorial Menggunakan Perintah SFTP Untuk Transfer File"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website","url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/","name":"Linuxid","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/linuxid.net\/post\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79","name":"xsand","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g","caption":"xsand"},"url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/author\/xsand\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2224","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2224"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2224\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2417,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2224\/revisions\/2417"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2225"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2224"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2224"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2224"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}