{"id":2254,"date":"2018-09-29T00:07:41","date_gmt":"2018-09-28T17:07:41","guid":{"rendered":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/?p=2254"},"modified":"2025-03-26T23:07:44","modified_gmt":"2025-03-26T16:07:44","slug":"cara-install-dan-konfigurasi-mongodb-di-debian-9","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-mongodb-di-debian-9\/","title":{"rendered":"Cara Install dan Konfigurasi MongoDB di Debian 9"},"content":{"rendered":"<p>MongoDB adalah database dokumen yang bebas dan open-source. MongoDB adalah milik keluarga database NoSQL, yang berbeda dari database SQL tradisional berbasis tabel seperti MySQL dan PostgreSQL.<\/p>\n<p>Dalam MongoDB, data disimpan dalam dokumen yang fleksibel,\u00a0<a href=\"https:\/\/www.json.org\/\">JSON<\/a>-like di mana field dapat bervariasi dari satu dokumen ke dokumen lainnya. Database tidak memerlukan skema yang telah ditentukan dan struktur data dapat diubah seiring waktu.<\/p>\n<p>Dalam tutorial ini, kita akan membahas proses menginstal dan mengkonfigurasi versi terbaru MongoDB Community Edition di mesin debian 9 dari repositori resmi MongoDB.<\/p>\n<p>Sebelum melanjutkan dengan tutorial ini, pastikan Anda masuk sebagai pengguna dengan <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/24838\/cara-membuat-user-sudo-di-ubuntu-linux\/\">hak istimewa sudo.<\/a><\/p>\n<h2>Install MongoDB<\/h2>\n<p>Pada saat menulis artikel ini, versi terbaru MongoDB adalah versi 4.0.<\/p>\n<p>Sebelum melanjutkan panduan proses instalasi, buka halaman dokumentasi MongoDB\u00a0pada bagian <a href=\"https:\/\/docs.mongodb.com\/manual\/tutorial\/install-mongodb-on-debian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Install on Debian<\/a>\u00a0terlebih dahulu dan periksa apakah ada rilis baru yang tersedia.<\/p>\n<p>Langkah-langkah berikut menjelaskan cara menginstal MongoDB di server Ubuntu Anda:<\/p>\n<ol>\n<li>instal paket yang dibutuhkan untuk menambahkan repositori baru:\n<pre>sudo apt install software-properties-common dirmngr<\/pre>\n<\/li>\n<li>Kemudian tambahkan GPG key MongoDB ke sistem Anda menggunakan perintah berikut:\n<pre>sudo apt-key adv --keyserver hkp:\/\/keyserver.ubuntu.com:80 --recv 9DA31620334BD75D9DCB49F368818C72E52529D4<\/pre>\n<\/li>\n<li>Setelah kunci diimpor, tambahkan repositori MongoDB dengan menggunakan perintah berikut :\n<pre>sudo add-apt-repository 'deb http:\/\/repo.mongodb.org\/apt\/debian stretch\/mongodb-org\/4.0 main'<\/pre>\n<p>Untuk menginstal versi MongoDB yang lebih lama, cukup ganti <code>4.0<\/code> dengan versi pilihan Anda.<\/li>\n<li>Perbarui index paket terlebih dahulu agar dapat menginstal paket dari repositori MongoDB dengan mengetik perintah :\n<pre>sudo apt update<\/pre>\n<\/li>\n<li>Anda dapat menginstal paket <code>mongodb-org<\/code> dengan mengetik:\n<pre>sudo apt install mongodb-org<\/pre>\n<p>Paket-paket berikut ini akan diinstal pada sistem Anda sebagai bagian dari paket <code>mongodb-org<\/code>:<\/p>\n<ul>\n<li><code>mongodb-org-server<\/code>\u00a0&#8211; Daemon <code>mongod\u00a0<\/code>dan konfigurasi\u00a0init scripts yang sesuai.<\/li>\n<li><code>mongodb-org-mongos<\/code>\u00a0&#8211; daemon <code>mongos<\/code>.<\/li>\n<li><code>mongodb-org-shell<\/code>\u00a0&#8211; Shell mongo adalah antarmuka JavaScript interaktif untuk MongoDB. Shell ini digunakan untuk melakukan tugas administratif melalui baris perintah.<\/li>\n<li><code>mongodb-org-tools<\/code>\u00a0&#8211; Berisi beberapa tools MongoDB untuk mengimpor dan mengekspor data, statistik, serta utilitas lainnya.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li>Setelah instalasi selesai, jalankan daemon MongoDB dan aktifkan :\n<pre>sudo systemctl start mongod\r\nsudo systemctl enable mongod<\/pre>\n<\/li>\n<li>Untuk memverifikasi apakah instalasi telah selesai dengan sukses, kita akan terhubung ke server database MongoDB menggunakan tools\u00a0<code>mongo<\/code> dan melihat status koneksi:\n<pre>mongo --eval 'db.runCommand({ connectionStatus: 1 })'<\/pre>\n<p>Outputnya akan terlihat seperti ini:<\/p>\n<pre>MongoDB shell version v4.0.2\r\nconnecting to: mongodb:\/\/127.0.0.1:27017\r\nMongoDB server version: 4.0.10\r\n{\r\n  \"authInfo\" : {\r\n    \"authenticatedUsers\" : [ ],\r\n    \"authenticatedUserRoles\" : [ ]\r\n  },\r\n  \"ok\" : 1\r\n}<\/pre>\n<p>Nilai <code>1<\/code> untuk\u00a0field <code>ok<\/code>\u00a0artinya telah berhasil.<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Konfigurasi MongoDB<\/h2>\n<p>MongoDB menggunakan file konfigurasi yang di tulis dalam bahasa YAML. Anda dapat mengonfigurasi instance MongoDB Anda dengan mengedit file <code>\/etc\/mongod.conf<\/code>.<\/p>\n<p>Pengaturan konfigurasi default sudah cukup baik untuk sebagian besar pengguna. Namun, untuk lingkungan produksi, disarankan untuk sedikit mengubah bagian keamanan dan mengaktifkan otorisasi seperti yang ditunjukkan di bawah ini:<\/p>\n<pre>nano \/etc\/mongod.conf<\/pre>\n<pre>security:\r\n  authorization: enabled<\/pre>\n<p>Opsi <code>authorization<\/code> memungkinkan <em>Role-Based Access Control<\/em> (<a href=\"https:\/\/docs.mongodb.com\/manual\/core\/authorization\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">RBAC<\/a>) yang mengatur akses pengguna ke sumber daya dan operasi database. Jika opsi ini dinonaktifkan, setiap pengguna akan memiliki akses ke semua database dan melakukan tindakan apa pun.<\/p>\n<p>Setelah membuat perubahan pada file konfigurasi MongoDB, restart layanan <code>mongod<\/code> dengan perintah:<\/p>\n<pre>sudo systemctl restart mongod<\/pre>\n<p>Untuk menemukan informasi lebih lanjut tentang opsi konfigurasi yang tersedia di MongoDB 4.0 kunjungi halaman <a href=\"https:\/\/docs.mongodb.com\/manual\/reference\/configuration-options\/\">dokumentasi<\/a>\u00a0konfigurasi.<\/p>\n<h3>Membuat User\u00a0Administratif\u00a0MongoDB<\/h3>\n<p>Jika Anda mengaktifkan otentikasi MongoDB, buat user\u00a0administratif MongoDB yang akan digunakan untuk mengakses dan mengelola instance MongoDB.<\/p>\n<p>Pertama akses mongo shell dengan:<\/p>\n<pre>mongo<\/pre>\n<p>Setelah Anda berada di dalam shell MongoDB ketik perintah berikut untuk terhubung ke database <code>admin<\/code>:<\/p>\n<pre>use admin<\/pre>\n<pre>switched to db admin<\/pre>\n<p>Gunakan perintah berikut untuk membuat pengguna baru bernama <code>mongoAdmin<\/code> dengan peran <code>userAdminAnyDatabase<\/code>:<span id=\"ezoic-pub-ad-placeholder-143\" class=\"ezoic-adpicker-ad\"><span id=\"div-gpt-ad-linuxize_com-box-4-0\" class=\"ezoic-ad\"><\/span><\/span><\/p>\n<pre>db.createUser(\r\n  {\r\n    user: \"<span style=\"color: #ff0000;\">mongoAdmin<\/span>\", \r\n    pwd: \"<span style=\"background-color: #ccffff;\">gantidenganpassword<\/span>\", \r\n    roles: [ { role: \"userAdminAnyDatabase\", db: \"admin\" } ]\r\n  }\r\n)<\/pre>\n<pre>Successfully added user: {\r\n\t\"user\" : \"mongoAdmin\",\r\n\t\"roles\" : [\r\n\t\t{\r\n\t\t\t\"role\" : \"userAdminAnyDatabase\",\r\n\t\t\t\"db\" : \"admin\"\r\n\t\t}\r\n\t]\r\n}<\/pre>\n<p>Anda dapat memberi nama pengguna MongoDB administratif seperti yang Anda inginkan.<\/p>\n<p>Keluar dari mongo shell dengan mengetik:<\/p>\n<pre>quit()<\/pre>\n<p>Untuk menguji perubahan, akses shell mongo menggunakan pengguna administratif yang telah Anda buat sebelumnya:<\/p>\n<pre>mongo -u mongoAdmin -p --authenticationDatabase admin<\/pre>\n<pre>use admin<\/pre>\n<pre>switched to db admin<\/pre>\n<p>Sekarang cobalah untuk menampilkan pengguna dengan perintah :<\/p>\n<pre>show users<\/pre>\n<pre>{\r\n\t\"_id\" : \"admin.mongoAdmin\",\r\n\t\"user\" : \"mongoAdmin\",\r\n\t\"db\" : \"admin\",\r\n\t\"roles\" : [\r\n\t\t{\r\n\t\t\t\"role\" : \"userAdminAnyDatabase\",\r\n\t\t\t\"db\" : \"admin\"\r\n\t\t}\r\n\t],\r\n\t\"mechanisms\" : [\r\n\t\t\"SCRAM-SHA-1\",\r\n\t\t\"SCRAM-SHA-256\"\r\n\t]\r\n}<\/pre>\n<p>Anda juga dapat mencoba mengakses shell mongo tanpa argumen (cukup ketik <code>mongo<\/code>) dan lihat apakah Anda dapat melihat daftar pengguna menggunakan perintah yang sama seperti di atas.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Anda telah belajar cara menginstal dan mengkonfigurasi <a href=\"https:\/\/docs.mongodb.com\/manual\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">MongoDB<\/a> 4.0 di server debian 9.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MongoDB adalah database dokumen yang bebas dan open-source. MongoDB adalah milik keluarga database NoSQL, yang&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2255,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[151,16,80,142],"class_list":["post-2254","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-debian","tag-database","tag-debian","tag-debian-9","tag-mongodb"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Install dan Konfigurasi MongoDB di Debian 9 - Linuxid<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-mongodb-di-debian-9\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Install dan Konfigurasi MongoDB di Debian 9 - Linuxid\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"MongoDB adalah database dokumen yang bebas dan open-source. MongoDB adalah milik keluarga database NoSQL, yang&hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-mongodb-di-debian-9\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Linuxid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-09-28T17:07:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-26T16:07:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Cara-Install-dan-Konfigurasi-MongoDB-di-Debian-9.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"476\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"xsand\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"xsand\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-mongodb-di-debian-9\/\",\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-mongodb-di-debian-9\/\",\"name\":\"Cara Install dan Konfigurasi MongoDB di Debian 9 - Linuxid\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-mongodb-di-debian-9\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-mongodb-di-debian-9\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Cara-Install-dan-Konfigurasi-MongoDB-di-Debian-9.jpg\",\"datePublished\":\"2018-09-28T17:07:41+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-26T16:07:44+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-mongodb-di-debian-9\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-mongodb-di-debian-9\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-mongodb-di-debian-9\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Cara-Install-dan-Konfigurasi-MongoDB-di-Debian-9.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Cara-Install-dan-Konfigurasi-MongoDB-di-Debian-9.jpg\",\"width\":1000,\"height\":476},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-mongodb-di-debian-9\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Install dan Konfigurasi MongoDB di Debian 9\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website\",\"url\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/\",\"name\":\"Linuxid\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79\",\"name\":\"xsand\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"xsand\"},\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/author\/xsand\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Install dan Konfigurasi MongoDB di Debian 9 - Linuxid","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-mongodb-di-debian-9\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Install dan Konfigurasi MongoDB di Debian 9 - Linuxid","og_description":"MongoDB adalah database dokumen yang bebas dan open-source. MongoDB adalah milik keluarga database NoSQL, yang&hellip;","og_url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-mongodb-di-debian-9\/","og_site_name":"Linuxid","article_published_time":"2018-09-28T17:07:41+00:00","article_modified_time":"2025-03-26T16:07:44+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":476,"url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Cara-Install-dan-Konfigurasi-MongoDB-di-Debian-9.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"xsand","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"xsand","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-mongodb-di-debian-9\/","url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-mongodb-di-debian-9\/","name":"Cara Install dan Konfigurasi MongoDB di Debian 9 - Linuxid","isPartOf":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-mongodb-di-debian-9\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-mongodb-di-debian-9\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Cara-Install-dan-Konfigurasi-MongoDB-di-Debian-9.jpg","datePublished":"2018-09-28T17:07:41+00:00","dateModified":"2025-03-26T16:07:44+00:00","author":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-mongodb-di-debian-9\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-mongodb-di-debian-9\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-mongodb-di-debian-9\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Cara-Install-dan-Konfigurasi-MongoDB-di-Debian-9.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Cara-Install-dan-Konfigurasi-MongoDB-di-Debian-9.jpg","width":1000,"height":476},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/cara-install-dan-konfigurasi-mongodb-di-debian-9\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/linuxid.net\/post\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Install dan Konfigurasi MongoDB di Debian 9"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website","url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/","name":"Linuxid","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/linuxid.net\/post\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79","name":"xsand","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g","caption":"xsand"},"url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/author\/xsand\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2254","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2254"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2254\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2432,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2254\/revisions\/2432"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2255"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2254"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2254"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2254"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}