{"id":2270,"date":"2018-09-23T23:38:27","date_gmt":"2018-09-23T16:38:27","guid":{"rendered":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/?p=2270"},"modified":"2025-03-21T20:20:44","modified_gmt":"2025-03-21T13:20:44","slug":"menggunakan-command-cat-pada-linux-terminal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/menggunakan-command-cat-pada-linux-terminal\/","title":{"rendered":"Tutorial Menggunakan Perintah Cat di Baris Perintah Linux"},"content":{"rendered":"<p>Perintah cat (cat command) adalah salah satu perintah yang paling banyak digunakan di Linux. Nama perintah cat berasal dari namanya (<em>concatenate<\/em>) yaitu berfungsi untuk menggabungkan file. Perintah tersebut dapat membaca dan menyatukan file, menulis konten ke output standar. Jika tidak ada file yang ditentukan atau jika nama file input ditetapkan sebagai tanda hubung tunggal (<code>-<\/code>) maka output akan dibaca dari input standar.<\/p>\n<p>Perintah Cat paling umum digunakan untuk menampilkan konten dari satu atau beberapa file teks, menggabungkan file dengan menambahkan konten dari satu file ke akhir file lain, dan membuat file baru.<\/p>\n<p>Dalam tutorial ini, kami akan menunjukkan kepada Anda bagaimana menggunakan perintah cat melalui contoh-contoh praktis dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<h2>Sintaks Perintah Cat<\/h2>\n<p>Sebelum membahas cara menggunakan perintah cat, mari kita mulai dengan meninjau sintaks dasar.<\/p>\n<p>Ekspresi utilitas cat sebagai berikut:<\/p>\n<pre>cat [OPTIONS] [FILE_NAMES]<\/pre>\n<ul>\n<li><code>OPTIONS<\/code>\u00a0&#8211;\u00a0<a href=\"http:\/\/man7.org\/linux\/man-pages\/man1\/cat.1.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cat options<\/a>.\u00a0Gunakan <code>cat --help<\/code> untuk melihat semua opsi yang tersedia.<\/li>\n<li><code>FILE_NAMES<\/code>\u00a0&#8211; nama file atau dokumen<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Menampilkan Isi File dengan Cat<\/h2>\n<p>Penggunaan perintah cat yang paling dasar dan umum adalah untuk membaca isi file.<\/p>\n<p>Sebagai contoh, perintah berikut akan menampilkan isi file <code>\/etc\/issue<\/code> di terminal:<\/p>\n<pre>cat \/etc\/issue<\/pre>\n<p aria-hidden=\"true\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-24864\" src=\"https:\/\/www.linuxid.net\/assets\/media\/Menampilkan-Isi-File-dengan-Cat.jpg\" alt=\"Menampilkan Isi File dengan Cat\" width=\"804\" height=\"111\" \/><\/p>\n<h3>Redirect Konten File<\/h3>\n<p>Alih-alih menampilkan output ke <code>stdout<\/code> (di layar), Anda dapat mengarahkannya ke file.<\/p>\n<p>Perintah berikut akan menyalin konten\u00a0<code>file1.txt<\/code> ke <code>file2.txt<\/code> menggunakan operator (<code>&gt;<\/code>):<\/p>\n<pre>cat file1.txt &gt; file2.txt<\/pre>\n<p>Biasanya Anda akan menggunakan perintah <code>cp<\/code> untuk menyalin file.\u00a0Jika file <code>file2.txt<\/code> tidak ada, perintah cat akan membuatnya. Kalau file2.txt ada, maka perintah cat akan menimpa file.<\/p>\n<p>Gunakan operator (<code>&gt;&gt;<\/code>)\u00a0untuk menambahkan konten <code>file1.txt<\/code>\u00a0ke <code>file2.txt<\/code>\u00a0:<\/p>\n<pre>cat file1.txt &gt;&gt; file2.txt<\/pre>\n<p>Sama seperti operator sebelumnya, jika file <code>file2.txt<\/code> tidak ada, maka akan dibuat. Bedanya adalah, jika <code>file2.txt<\/code> ada, maka konten dari <code>file1.txt<\/code> akan ditambahkan ke file2.txt.<\/p>\n<h3>Cetak Nomor Baris<\/h3>\n<p>Untuk menampilkan konten file dengan nomor baris, gunakan argumen <code>-n<\/code>:<\/p>\n<pre>cat -n \/etc\/lsb-release<\/pre>\n<pre>1\tDISTRIB_ID=Ubuntu\r\n2\tDISTRIB_RELEASE=18.04\r\n3\tDISTRIB_CODENAME=bionic\r\n4\tDISTRIB_DESCRIPTION=\"Ubuntu 18.04.1 LTS\"<\/pre>\n<h3>\u00a0<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-24865\" src=\"https:\/\/www.linuxid.net\/assets\/media\/Cetak-Nomor-Baris.jpg\" alt=\"Cetak Nomor Baris Menggunakan Cat Command\" width=\"787\" height=\"104\" \/><\/h3>\n<h3>Menghilangkan Baris Kosong<\/h3>\n<p>Gunakan argumen <code>-s<\/code> untuk menghilangkan baris output kosong yang berulang:<\/p>\n<pre>cat -s file.txt<\/pre>\n<h3>Tampilkan karakter TAB<\/h3>\n<p>Gunakan argumen <code>-T<\/code> untuk secara visual membedakan antara tab dan spasi.<\/p>\n<pre>cat -T \/etc\/hosts<\/pre>\n<pre>127.0.0.1^Ilocalhost\r\n127.0.1.1^Iubuntu1804.localdomain<\/pre>\n<p>Karakter TAB akan ditampilkan sebagai ^ I.<\/p>\n<h3>Tampilkan Ujung Baris<\/h3>\n<p>Untuk menampilkan karakter akhir baris yang tidak terlihat, gunakan argumen <code>-e<\/code>:<\/p>\n<pre>cat -e \/etc\/lsb-release<\/pre>\n<pre>DISTRIB_ID=Ubuntu<strong>$<\/strong>\r\nDISTRIB_RELEASE=18.04<strong>$<\/strong>\r\nDISTRIB_CODENAME=bionic<strong>$<\/strong>\r\nDISTRIB_DESCRIPTION=\"Ubuntu 18.04.1 LTS\"<strong>$<\/strong><\/pre>\n<p>Akhiran dari suatu baris akan ditampilkan sebagai <code>$<\/code>.<\/p>\n<h2>Menggabungkan File dengan Perintah Cat<\/h2>\n<p>Saat memberikan dua atau lebih nama file sebagai argumen ke perintah cat , isi file akan digabungkan. Perintah Cat membaca file dalam urutan yang diberikan dalam argumennya dan menampilkan konten file dalam urutan yang sama.<\/p>\n<p>Sebagai contoh, perintah berikut akan membaca isi <code>file1.txt<\/code> dan <code>file2.txt<\/code> dan menampilkan hasilnya di terminal:<\/p>\n<pre>cat file1.txt file2.txt<\/pre>\n<p>Anda dapat menggabungkan dua atau lebih file teks dan menulisnya ke file.<\/p>\n<p>Perintah berikut akan menggabungkan konten <code>file1.txt<\/code> dan <code>file2.txt<\/code> dan menulisnya ke file baru <code>gabunganfile.txt<\/code>menggunakan operator (<code>&gt;<\/code>):<\/p>\n<p><code>cat file1.txt file2.txt &gt; gabunganfile.txt<\/code><\/p>\n<p>Jika file gabunganfile.txt tidak ada, perintah cat secara otomatis akan membuatnya. Kalau tidak, maka akan menimpa file.To concatenate the contents of\u00a0<code>file1.txt<\/code>\u00a0and\u00a0<code>file2.txt<\/code>\u00a0and append the result to\u00a0<code>file3.txt<\/code>\u00a0to use the (<code>&gt;&gt;<\/code>) operator:<\/p>\n<pre>cat file1.txt file2.txt &gt;&gt; file3.txt<\/pre>\n<p>Jika file tidak ada maka cat command secara otomatis akan membuatnya.<\/p>\n<p>Saat menggabungkan file dengan cat, Anda dapat menggunakan argumen yang sama seperti yang ditunjukkan pada bagian sebelumnya.<\/p>\n<h2>Membuat File dengan Perintah Cat<\/h2>\n<p>Saat membuat file kecil, lebih mudah untuk menggunakan cat daripada menggunakan Vim, <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/24866\/tutorial-cara-install-sublime-text-di-ubuntu-18-04\">Sublime Text<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/24867\/tutorial-install-visual-studio-code-di-ubuntu-18-04\">Visual Studio Code<\/a>, atau editor teks lainnya.<\/p>\n<p>Untuk membuat file baru, gunakan perintah cat diikuti oleh operator redirect (\u2018&gt;\u2019) dan nama file yang ingin Anda buat. Tekan Enter, ketik teks dan setelah Anda selesai tekan <code>CTRL+D<\/code> untuk menyimpan file.<\/p>\n<p>Dalam contoh selanjutnya, buat file dengan bernama\u00a0<code>file1.txt<\/code>:<\/p>\n<pre>cat &gt; file1.txt<\/pre>\n<p>Jika file bernama <code>file1.txt<\/code>\u00a0sudah ada, maka cat command akan menimpa file tersebut. Gunakan operator (\u2018<code>&gt;&gt;<\/code>\u2019) untuk menambahkan output ke file yang ada<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Bagi sebagian orang, menggunakan command line merupakan cara tercepat untuk memanajemen sistem operasi Linux, perintah cat adalah salah satu cara termudah untuk meneliti konten suatu file tanpa harus membuka \/ menutup teks editor.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perintah cat (cat command) adalah salah satu perintah yang paling banyak digunakan di Linux. Nama&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2271,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[70],"tags":[72],"class_list":["post-2270","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-terminal","tag-linux-terminal"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tutorial Menggunakan Perintah Cat di Baris Perintah Linux - Linuxid<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/linuxid.net\/post\/menggunakan-command-cat-pada-linux-terminal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tutorial Menggunakan Perintah Cat di Baris Perintah Linux - Linuxid\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perintah cat (cat command) adalah salah satu perintah yang paling banyak digunakan di Linux. Nama&hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/linuxid.net\/post\/menggunakan-command-cat-pada-linux-terminal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Linuxid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-09-23T16:38:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-21T13:20:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Menggunakan-Command-Cat-Pada-Linux-Terminal.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"300\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"xsand\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"xsand\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/menggunakan-command-cat-pada-linux-terminal\/\",\"url\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/menggunakan-command-cat-pada-linux-terminal\/\",\"name\":\"Tutorial Menggunakan Perintah Cat di Baris Perintah Linux - Linuxid\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/menggunakan-command-cat-pada-linux-terminal\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/menggunakan-command-cat-pada-linux-terminal\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Menggunakan-Command-Cat-Pada-Linux-Terminal.png\",\"datePublished\":\"2018-09-23T16:38:27+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-21T13:20:44+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/menggunakan-command-cat-pada-linux-terminal\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/linuxid.net\/post\/menggunakan-command-cat-pada-linux-terminal\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/menggunakan-command-cat-pada-linux-terminal\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Menggunakan-Command-Cat-Pada-Linux-Terminal.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Menggunakan-Command-Cat-Pada-Linux-Terminal.png\",\"width\":600,\"height\":300},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/menggunakan-command-cat-pada-linux-terminal\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tutorial Menggunakan Perintah Cat di Baris Perintah Linux\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website\",\"url\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/\",\"name\":\"Linuxid\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79\",\"name\":\"xsand\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"xsand\"},\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/author\/xsand\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tutorial Menggunakan Perintah Cat di Baris Perintah Linux - Linuxid","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/linuxid.net\/post\/menggunakan-command-cat-pada-linux-terminal\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tutorial Menggunakan Perintah Cat di Baris Perintah Linux - Linuxid","og_description":"Perintah cat (cat command) adalah salah satu perintah yang paling banyak digunakan di Linux. Nama&hellip;","og_url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/menggunakan-command-cat-pada-linux-terminal\/","og_site_name":"Linuxid","article_published_time":"2018-09-23T16:38:27+00:00","article_modified_time":"2025-03-21T13:20:44+00:00","og_image":[{"width":600,"height":300,"url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Menggunakan-Command-Cat-Pada-Linux-Terminal.png","type":"image\/png"}],"author":"xsand","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"xsand","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/menggunakan-command-cat-pada-linux-terminal\/","url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/menggunakan-command-cat-pada-linux-terminal\/","name":"Tutorial Menggunakan Perintah Cat di Baris Perintah Linux - Linuxid","isPartOf":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/menggunakan-command-cat-pada-linux-terminal\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/menggunakan-command-cat-pada-linux-terminal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Menggunakan-Command-Cat-Pada-Linux-Terminal.png","datePublished":"2018-09-23T16:38:27+00:00","dateModified":"2025-03-21T13:20:44+00:00","author":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/menggunakan-command-cat-pada-linux-terminal\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/linuxid.net\/post\/menggunakan-command-cat-pada-linux-terminal\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/menggunakan-command-cat-pada-linux-terminal\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Menggunakan-Command-Cat-Pada-Linux-Terminal.png","contentUrl":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Menggunakan-Command-Cat-Pada-Linux-Terminal.png","width":600,"height":300},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/menggunakan-command-cat-pada-linux-terminal\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/linuxid.net\/post\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tutorial Menggunakan Perintah Cat di Baris Perintah Linux"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website","url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/","name":"Linuxid","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/linuxid.net\/post\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79","name":"xsand","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g","caption":"xsand"},"url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/author\/xsand\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2270","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2270"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2270\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2370,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2270\/revisions\/2370"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2271"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2270"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2270"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2270"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}