{"id":438,"date":"2021-07-28T17:22:02","date_gmt":"2021-07-28T17:22:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/?p=438"},"modified":"2025-04-18T15:20:59","modified_gmt":"2025-04-18T08:20:59","slug":"contoh-praktis-penggunaan-perintah-ldd-di-linux-terminal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/contoh-praktis-penggunaan-perintah-ldd-di-linux-terminal\/","title":{"rendered":"Contoh Praktis Penggunaan Perintah ldd di Linux Terminal"},"content":{"rendered":"<p>Jika pekerjaan Anda berhubungan dengan eksekusi dan perpustakaan bersama (shared library) di Linux, Anda harus mengenal beberapa alat baris perintah yang sangat berguna. Salah satu alat ini adalah \u201cldd,\u201d yang memungkinkan Anda untuk mengakses dependensi shared object. Dalam tutorial ini, kami akan membahas dasar-dasar dari utilitas ini dengan menggunakan beberapa contoh yang mudah dimengerti. Pastikan untuk mencatat bahwa semua contoh yang disebutkan di sini telah diuji pada sistem operasi Ubuntu.<\/p>\n<h2><strong>Apa Itu Perintah ldd di Linux?<\/strong><\/h2>\n<p>Perintah \u201cldd\u201d digunakan untuk mencetak dependensi shared object. Sederhananya, ini membantu Anda melihat perpustakaan bersama yang diperlukan oleh suatu program atau objek bersama yang Anda tentukan. Berikut adalah sintaks dasar dari perintah ini:<\/p>\n<pre>ldd [OPSI]... file...<\/pre>\n<p>Dalam manual perintah \u201cldd,\u201d dijelaskan sebagai berikut:<\/p>\n<p>\u201cldd\u201d mencetak perpustakaan bersama yang diperlukan oleh setiap program atau objek bersama yang Anda tentukan dalam baris perintah.<\/p>\n<h3><strong>Contoh-contoh Penggunaan Perintah ldd<\/strong><\/h3>\n<p>Mari kita lihat beberapa contoh penggunaan perintah \u201cldd\u201d dengan gaya pertanyaan dan jawaban yang mudah dimengerti:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h4><strong>Bagaimana Cara Menggunakan Perintah ldd?<\/strong><\/h4>\n<p>Penggunaan dasar \u201cldd\u201d sangat sederhana. Anda hanya perlu menjalankan perintah \u201cldd\u201d diikuti oleh nama file yang dapat dieksekusi atau objek bersama yang ingin Anda periksa.<\/p>\n<p>Sebagai contoh:<\/p>\n<pre>ldd [nama_objek]<\/pre>\n<p>Contohnya:<\/p>\n<pre>ldd test<\/pre>\n<p>Ini akan menampilkan semua dependensi perpustakaan bersama dalam output.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<h4><strong>Bagaimana Membuat ldd Menghasilkan Informasi Terperinci?<\/strong><\/h4>\n<p>Jika Anda ingin mendapatkan informasi lebih rinci dari \u201cldd,\u201d termasuk versi data perpustakaan, Anda dapat menggunakan opsi \u201c-v.\u201d<\/p>\n<p>Misalnya:<\/p>\n<pre>ldd -v test<\/pre>\n<p>Dengan opsi \u201c-v,\u201d \u201cldd\u201d akan menghasilkan output yang lebih rinci, termasuk versi perpustakaan yang digunakan.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<h4><strong>Melihat Dependensi yang Tidak Digunakan?<\/strong><\/h4>\n<p>Untuk melihat informasi tentang dependensi yang tidak digunakan (unused direct dependencies), Anda dapat menggunakan opsi \u201c-u.\u201d<\/p>\n<p>Contohnya:<\/p>\n<pre>ldd -u test<\/pre>\n<\/li>\n<li>\n<h4><strong>Bagaimana Cara Melakukan Relokasi dengan ldd?<\/strong><\/h4>\n<p>\u201cldd\u201d memiliki beberapa opsi yang memungkinkan Anda melakukan relokasi, seperti \u201c-d\u201d dan \u201c-r.\u201d \u201c-d\u201d meminta \u201cldd\u201d untuk melakukan relokasi data, sementara \u201c-r\u201d membuat \u201cldd\u201d melakukan relokasi objek dan data fungsi. Dalam kedua kasus, \u201cldd\u201d akan melaporkan kesalahan jika ada objek ELF yang hilang.<\/p>\n<p>Misalnya:<\/p>\n<pre>ldd -d [nama_objek]&#13;\nldd -r [nama_objek]&#13;\n<\/pre>\n<\/li>\n<li>\n<h4><strong>Bagaimana Cara Mengakses Halaman Bantuan di ldd?<\/strong><\/h4>\n<p>Jika Anda perlu informasi tentang penggunaan \u201cldd,\u201d Anda dapat menggunakan opsi \u201c\u2013help\u201d untuk menghasilkan informasi yang berguna.<\/p>\n<pre>ldd --help<\/pre>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h2><strong>Kesimpulan<\/strong><\/h2>\n<p>Perintah \u201cldd\u201d mungkin tidak termasuk dalam kategori perintah sehari-hari seperti \u201ccd,\u201d \u201crm,\u201d atau \u201cmkdir.\u201d Namun, \u201cldd\u201d adalah alat yang kuat dan berguna untuk tujuan tertentu. Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam, Anda dapat selalu merujuk ke halaman manual \u201cldd.\u201d Dengan pemahaman yang baik tentang \u201cldd,\u201d Anda dapat lebih mudah mengelola dependensi shared object di lingkungan Linux Anda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jika pekerjaan Anda berhubungan dengan eksekusi dan perpustakaan bersama (shared library) di Linux, Anda harus&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[70],"tags":[72,3],"class_list":["post-438","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-terminal","tag-linux-terminal","tag-terminal"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Contoh Praktis Penggunaan Perintah ldd di Linux Terminal - Linuxid<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/contoh-praktis-penggunaan-perintah-ldd-di-linux-terminal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Praktis Penggunaan Perintah ldd di Linux Terminal - Linuxid\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jika pekerjaan Anda berhubungan dengan eksekusi dan perpustakaan bersama (shared library) di Linux, Anda harus&hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/contoh-praktis-penggunaan-perintah-ldd-di-linux-terminal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Linuxid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-07-28T17:22:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-04-18T08:20:59+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"xsand\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"xsand\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/contoh-praktis-penggunaan-perintah-ldd-di-linux-terminal\/\",\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/contoh-praktis-penggunaan-perintah-ldd-di-linux-terminal\/\",\"name\":\"Contoh Praktis Penggunaan Perintah ldd di Linux Terminal - Linuxid\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website\"},\"datePublished\":\"2021-07-28T17:22:02+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-18T08:20:59+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/contoh-praktis-penggunaan-perintah-ldd-di-linux-terminal\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/contoh-praktis-penggunaan-perintah-ldd-di-linux-terminal\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/contoh-praktis-penggunaan-perintah-ldd-di-linux-terminal\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Contoh Praktis Penggunaan Perintah ldd di Linux Terminal\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website\",\"url\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/\",\"name\":\"Linuxid\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79\",\"name\":\"xsand\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"xsand\"},\"url\":\"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/author\/xsand\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Praktis Penggunaan Perintah ldd di Linux Terminal - Linuxid","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/contoh-praktis-penggunaan-perintah-ldd-di-linux-terminal\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Contoh Praktis Penggunaan Perintah ldd di Linux Terminal - Linuxid","og_description":"Jika pekerjaan Anda berhubungan dengan eksekusi dan perpustakaan bersama (shared library) di Linux, Anda harus&hellip;","og_url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/contoh-praktis-penggunaan-perintah-ldd-di-linux-terminal\/","og_site_name":"Linuxid","article_published_time":"2021-07-28T17:22:02+00:00","article_modified_time":"2025-04-18T08:20:59+00:00","author":"xsand","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"xsand","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/contoh-praktis-penggunaan-perintah-ldd-di-linux-terminal\/","url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/contoh-praktis-penggunaan-perintah-ldd-di-linux-terminal\/","name":"Contoh Praktis Penggunaan Perintah ldd di Linux Terminal - Linuxid","isPartOf":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website"},"datePublished":"2021-07-28T17:22:02+00:00","dateModified":"2025-04-18T08:20:59+00:00","author":{"@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/contoh-praktis-penggunaan-perintah-ldd-di-linux-terminal\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.linuxid.net\/post\/contoh-praktis-penggunaan-perintah-ldd-di-linux-terminal\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/contoh-praktis-penggunaan-perintah-ldd-di-linux-terminal\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/linuxid.net\/post\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Praktis Penggunaan Perintah ldd di Linux Terminal"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#website","url":"https:\/\/linuxid.net\/post\/","name":"Linuxid","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/linuxid.net\/post\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/e6642d26041eab9fef2677e204e89d79","name":"xsand","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/linuxid.net\/post\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc8513768e15fa0758099a0ba5b898f3?s=96&d=mm&r=g","caption":"xsand"},"url":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/author\/xsand\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/438","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=438"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/438\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2577,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/438\/revisions\/2577"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=438"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=438"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linuxid.net\/post\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=438"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}